SUMENEP – Seorang dosen berinisial M yang mengajar di STKIP PGRI Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi dipecat buntut dugaan kasus perselingkuhan.
Pemberhentian ini tertera dalam Surat Pemecatan dengan Nomor 85.1/SUM/B.2/STKIP PGRI/III/2025, yang ditandatangani Ketua (Rektor) STKIP PGRI Sumenep, Asmoni, dan diterbitkan pada Kamis (27/03/2025).
Sanksi ini merupakan rekomendasi Komisi Disiplin (Komdis) Kampus setempat setelah melakukan pemanggilan dan klarifikasi terhadap M serta istrinya, F, pada Rabu (26/03) lalu.
“Surat pemecatan itu sudah kami serahkan kepada pihak PPLP PT PGRI Sumenep agar dapat diproses lebih lanjut,” kata Asmoni, Jumat (28/3).
Sebab, meski pimpinan kampus telah memberhentikan pelaku dari satuan pendidikan, namun proses administrasi tetap harus disetujui PPLP PT PGRI Sumenep.
“Pengangkatan dan pemberhentian dosen adalah kewenangan badan penyelenggara, tetapi tetap mempertimbangkan rekomendasi satuan pendidikan,” tambahnya.
Kendati demikian, pihaknya memastikan bahwa pemecatan terhadap dosen bergelar Doktor itu bersifat final dan tidak bisa diubah.
Hanya saja, mengingat dalam momen Idul Fitri, proses administrasi pemecatannya mesti menunggu saat hari kerja, setelah lebaran.
“Prinsipnya, satuan pendidikan sudah resmi memberhentikan yang bersangkutan. Jadi hanya tinggal menunggu administrasi formal dari PPLP PT PGRI Sumenep,” tegasnya.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa STKIP PGRI Sumenep, unjuk rasa menuntut pemecatan M atas kasusnya yang mencoreng citra perguruan tinggi, Selasa (25/3).
Hal itu mengacu atas pengakuan istri sah pelaku, F, yang menceritakan kronologi perselingkuhan suaminya selama empat tahun pernikahan.
Menurut F, suaminya digerebek warga karena ketahuan berduaan di rumah kosong di Kecamatan Gapura, Sumenep.
“Saya tertekan banget pada saat itu. Apalagi setelah penggerebekan, mereka langsung dinikahkan. Saat itu anak saya baru usia setahun,” tutur F emosi saat itu kepada awak media.
Mirisnya, F mendapati suaminya kembali selingkuh dengan perempuan baru di Tugu Keris, Kecamatan Pragaan, yang dilakukan baru-baru ini.
“Ini sudah yang kedua kalinya saya mengetahui suami saya berselingkuh,” ujarnya sakit hati.


