SURABAYA – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur mengembangkan layanan Virtual Tour untuk Kebun Raya Mangrove (KRM) Surabaya.
Inovasi berbasis teknologi digital tersebut dihadirkan melalui kerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebun Raya Mangrove Surabaya sebagai upaya memperkuat promosi sekaligus meningkatkan akses edukasi kepada masyarakat.
Tim PkM dipimpin oleh Abdul Rezha Efrat Najaf dengan anggota Diana Aqidatun Nisa dan Tri Lathif Mardi Suryanto. Program ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengembangan kawasan konservasi.
Ketua Tim PkM Abdul Rezha Efrat Najaf mengatakan, kehadiran Virtual Tour diharapkan mampu memperluas jangkauan promosi Kebun Raya Mangrove Surabaya sekaligus memudahkan masyarakat mengenal kawasan tersebut secara digital.
“Inovasi ini diharapkan mampu memperkuat branding destinasi, memperluas akses informasi, serta meningkatkan minat kunjungan masyarakat,” ujar Abdul Rezha Efrat, Senin (6/7/2026).

Kolaborasi tersebut mendapat apresiasi dari Kepala UPT Kebun Raya Mangrove Surabaya, Dian Prasetyaningtyas. Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pengembangan kawasan konservasi sekaligus memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.
Melalui fitur Virtual Tour, pengunjung dapat menjelajahi kawasan Kebun Raya Mangrove secara daring dari berbagai lokasi. Selain menjadi media promosi destinasi, platform tersebut juga dirancang sebagai sarana edukasi lingkungan dan literasi konservasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Informasi mengenai Kebun Raya Mangrove Surabaya, termasuk akses Virtual Tour, dapat diperoleh melalui laman resmi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya.
Program pengabdian ini juga diarahkan untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya tujuan bidang pendidikan berkualitas, industri dan inovasi, kota berkelanjutan, penanganan perubahan iklim, pelestarian ekosistem daratan, serta penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.
“Melalui sinergi tersebut, UPN Veteran Jawa Timur dan Pemerintah Kota Surabaya berharap pengembangan wisata edukasi berbasis konservasi dapat semakin dikenal masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap upaya pelestarian lingkungan,” pungkas Rezha.


