JAKARTA – Gubernur Jakarta Pramono Anung menanggapi kondisi banjir yang melanda wilayahnya setelahn dilantik kurang dari sebulan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dimana diketahui luapan Kali Ciliwung membuat sejumlah wilayah di Jakarta terendam banjir dengan ketinggian bervariasi. Mulanya Pramono Anung pamer memantau kondisi banjir sejak tadi malam.
“Jadi saya dari tadi malam memantau mengenai banjir kiriman ini,” kata Pramono Anung pada Senin (3/3).
Kader PDIP itu pun mengaku girang ketika urusan banjir bisa cepat diselesaikan oleh anak buahnya.
“Saya bersyukur stakeholder atau dinas terkait, mereka sejak awal sudah mempersiapkan diri. Baik itu urusan sosial, urusan sumber daya alam, dan juga hal yang berkaitan dengan,” tukasnya.
Kendati demikian, Pramono mengaku sudah kenyang ketika dirinya terus diteror urusan banjir Jakarta. Dia pun mengumbar janji akan menyelesaikan masalah yang tak pernah selesai tersebut.
“Dari kemarin diteror urusan banjir. Tapi saya dengan senang hati ingin menangani ini, secara sungguh-sungguh. Jadi untuk urusan banjir di Jakarta terutama kan ada tiga, banjir rob, banjir lokal, dan banjir kiriman,” tuturnya.
Pramono mengatakan banjir kiriman sudah mulai berkurang dibanding dulu karena sudah ada waduk Ciawi dan Sukamahi. Namun, menurutnya, hal itu belum cukup. Dimana dirinya berharap agar banjir tidak sampai mengganggu jalannya bulan puasa.
“Untuk banjir lokal, kan kita sudah mulai pengerukan di mana-mana. Sumur resapannya kita fungsikan kembali, sehingga itulah yang harus dilakukan dan kami akan melakukan itu. Sehingga dengan demikian, tadi pagi saya juga dengar laporan dari Pak Sekda dan Kepala Dinas dan Walkot terkait bahwa sekarang ini mulai penyurutan,” ujarnya.
“Tapi kita tetap waspada jangan sampai karena bulan puasa, nanti ada dampak sampai bulan puasa ya terganggu. Kami ikut tangani itu,” lanjutnya.


