Meski Sempat Adu Mulut, Ukraina Siap Tandatangani Kesepakatan Mineral dengan AS

0 Shares

JAKARTA – Meski baru saja adu mulut dengan Amerika Serikat, Ukraina ternyata mengaku siap menandatangani kesepakatan mineral dengan negeri Paman Sam tersebut. Terlepas dari pertemuan yang berakhir kacau dengan Presiden Donald Trump, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan bahwa ia tetap akan menandatangani permintaan Amerika, jika para pihak sudah siap.

“Kesepakatan yang ada di atas meja akan ditandatangani jika para pihak siap,” kata Zelenskyy, dikutip Holopis.com, Senin (3/3).

Sebelumnya, kesepakatan yang diduga akan dilakukan pada hari Jum’at (28/2) silam malah kacau karena cekcok blak-blakan antara Volodymyr Zelenskyy dan Donald Trump.

Bahkan pertengkaran itu disaksikan oleh banyak awak media di Gedung Putih dan menjadi tontonan masyarakat dunia.

Tadinya, Zelenskyy khusus bertolak ke Amerika Serikat untuk melakukan tanda tangan kesepakatan, dan sebagai bagian dari pemulihan pascaperang dalam kesepakatan damai dengan Rusia, yang ditengahi AS.

Namun mereka malah bertengkar, dan Donald Turmp melemparkan cacian kepada Zelenskyy. Donald Trump juga menuntut agar Volodymyr Zelenskyy bisa lebih berterima kasih atas dukungan AS selama tiga tahun dalam perangnya melawan Rusia.

- Advertisement -

Sebagai informasi, Donald Trump sejauh ini menunjukkan pergeseran pihak ke Rusia sejak menjabat sebagai presiden. Hal ini pun mengejutkan sekutu di Eropa, dan membuat posisi Ukraina semakin lemah di tangan Rusia.

Amerika Serikat menekankan bahwa perang ini harus diselesaikan agar tidak menjadi konflik terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II yang berkepanjangan.

Namun Volodymyr Zelenskyy kembali menekankan bahwa ia tidak percaya dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Zelenskyy mengatakan ia tidak mau berkompromi dengan ‘pembunuh,’ sebuah tudingan yang ia lontarkan kepada Putin.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Darin Brenda Iskarina
Darin Brenda Iskarina
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU