Khofifah Lebih Pilih Kursi Jatim 1 Ketimbang Kursi Menteri

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Mantan Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa bersikeras untuk kembali maju di kontestasi Pilkada Jatim 2024 dalam memperebutkan kursi Orang nomor satu di Jawa Timur (Jatim).

Dia pun mengaku, bahwa dirinya mendapatkan tawaran kursi menteri dalam kabinet presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto. Namun, khofifah menolak tawaran tersebut.  

“Ada, ada (tawaran). Tapi saya sudah menyampaikan dari awal, saya mohon diberi kesempatan untuk kembali memimpin dan menjaga Jawa Timur,” ujar Khofifah dalam keterangannya, Sabtu (4/5) yang dikutip Holopis.com.

Khofifah lantas menjelaskan alasan dirinya bersikeras untuk maju kembali menjadi Gubernur Jatim adalah untuk menjadi provinsi tempat kelahirannya itu lebih maju dan lebih hebat.

Selama menjabat sebagai gubernur periode 2014-2019, Khofifah mengaku telah menjalankan sejumlah program, salah satu program yang menjadi andalannya adalah program sekolah taruna.

Program diklaimnya mampu membibit Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas di Jawa Timur, berkat adanya sinergi dan kerja sama dengan TNI-Polri.

- Advertisement -

“Sekolah taruna memiliki kedisiplinan luar biasa dan kualitasnya juga alhamdulillah luar biasa,” ungkap Khofifah.

Khofifah juga mengungkapkan, Jawa Timur selama dipimpin olehnya menerima banyak apresiasi, termasuk penghargaan tanda kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha dari Presiden Joko Widodo.

Untuk Pilkada 2024 nantinya, Khofifah berencana untuk kembali menggandeng eks Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak. Keduanya telah berkomunikasi dengan partai-partai pengusung terkait wacana duet tersebut.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Khoirudin Ainun Najib
Khoirudin Ainun Najib
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU