Kawasaki Ninja H2 Kena Recall Akibat Mati Mesin Mendadak

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kawasaki Ninja H2 produksi tahun 2015 hingga 2022 akan di recall atau ditarik kembali, oleh Kawasaki Motors Corporation AS. Penarikan tersebut, dikarenakan adanya masalah mesin yang tiba – tiba mati.

Dikutip Holopis.com dari RideApart, Minggu (18/12), total motor yang akan di recall Kawasaki sebanyak 3.172 unit.

“Sepeda motor yang terpengaruh diproduksi antara 1 Desember 2014 dan 27 September 2022,” kata Kawasaki.

Lebih lanjut Kawasaki menjelaskan ada tiga nomor kendaraan (VIN), yakni JKAZXCN10FA000065 ke JKBZXVJ17NA004304, JKBZXVB10JA000006 ke JKBZXVD17MA005141 serta JKAZRCL11MA000005 menjadi JKAZRCK16PA015234.

Masalah Awal yang timbul, terjadi pada pendorong rantai camshaft yang terkunci saat motor terkena dampak karena kerusakan internal.

Gejala yang bisa dirasakan atau dilihat oleh pemilik motor, yakni suara tidak normal yang dapat dihasilkan di sisi kanan mesin.

- Advertisement -

Akhirnya, jaringan diler pun diberikan pemberitahuan sejak 9 Desember 2022 terkait model yang terdampak. Namun, instruksi terkait layanan penarikan akan menyusul pada pertengahan Desember.

Kasus ini melibatkan varian Kawasaki Ninja H2, Ninja H2 Carbon, Ninja H2 SX, Ninja H2 SX SE, Ninja H2 SX SE+, Z H2, dan juga Z H2 SE.

Sebelumnya, Kawasaki juga telah mengeluarkan edaran untuk menarik kembali kendaraan Ninja H2 SX SE 2022, karena angka kecepatan kendaraan tidak ditampilkan dengan benar saat dikendarai sehingga menimbulkan resiko kecelakaan bagi pengendara.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang.Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

Berita Lainnya

YANG BARU