Ali Kalora Ditembak Mati, Habib Syakur Apresiasi TNI Polri

0 Shares
Ukuran Teks:
20
Dengarkan:

JAKARTA, HOLOPIS.COM – Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (NK), Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid menyampaikan apresiasinya kepada jajaran dari TNI Polri khususnya Densus 88 Antiteror yang telah mengeksekusi mati pimpinan kelompok teoris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Ali Ahmad alias Ali Kalora.

“Saya sampaikan bahwa terima kasih sebesar-besarnya TNI-Polri yang sudah membuat rakyat tenang, membuat rakyat nyaman dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Habib Syakur kepada wartawan, Minggu (19/9) dini hari.

Menurut Habib Syakur, tewasnya Ali Kalora merupakan kebesaran Tuhan terhadap kedamaian di Indonesia. Apalagi selama ini ia menilai bahwa kelompok teroris tersebut sangat meresahkan masyarakat khususnya di Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Ini semua anugerah Allah SWT atas prestasi TNI-Polri dalam programnya mengejar pelaku tindak pidana terorisme, intoleransi,” sambungnya.

Menurut Habib Syakur, TNI dan Polri semakin bijak dalam menyikapi radikalisme. Terlebih menurutnya, saat ini TNI dan Polri semakin cerdik, jeli dan cerdas menangani masalah tersebut.

Disampaikan Habib Syakur lagi, bahwa radikalisme dan intoleran sebenarnya muncul karena seseorang salah dalam memahami agamanya. Mereka cenderung enggan untuk menerima perbedaan perspektif dan pemahaman lain.

“Para pelaku radikal dan intoleransi itu lebih memikirkan egoisme dengan pemahaman-pemahaman yang salah,” tuturnya.

Ia mengakui, setiap orang mempunyai pendapat masing-masing dalam beragama. Namun, diharapkan tujuannya baik, tidak malah mengganggu ketenangan rakyat. Apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Terkadang ada sikap-sikap yang muncul karena egoisme tidak puas dengan keadaan. Seyogyanya tanggalkan dulu semua itu. Kita harus bersatu bersama pemerintah bergandengan tangan melawan Covid-19,” pungkasnya.

Perlu diketahui, bahwa Ali Kalora bersama anak buahnya, Jaka Ramadhan alias Ikrima tewas setelah terjadi baku tembak antara kelompoknya dengan satuan tugas Madago Raya di Pegunungan Desa Astina, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (18/9) pukul 17.20 WITA.

Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!

berita serupa

Rubrik Sama