HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kabar duka datang dari dunia kecantikan Indonesia. Martha Tilaar, pengusaha yang dikenal sebagai pendiri merek kosmetik Sariayu, meninggal dunia pada 14 Oktober 2026 dalam usia 89 tahun. Sosoknya dikenal atas kiprahnya mengembangkan produk kecantikan berbasis tradisi Indonesia.
Martha merupakan pendiri Martha Tilaar Group yang menaungi berbagai produk kosmetik, perawatan tubuh, dan jamu. Ia juga dikenal sebagai salah satu tokoh yang berperan dalam perkembangan industri kecantikan lokal.
Biodata
- Nama Lengkap: Martha Handana
- Nama Populer: Martha Tilaar
- Tanggal Lahir: 4 September 1937
- Tempat Lahir: Gombong, Jawa Tengah
- Tanggal Wafat: 14 Oktober 2026
- Usia: 89 tahun
- Pekerjaan: Pengusaha
- Bidang Usaha: Kosmetik dan jamu
- Merek Terkenal: Sariayu
Kehidupan Pribadi
Martha Tilaar menikah dengan Henry Alex Rudolf Tilaar pada 1963. Setelah bertahun-tahun belum dikaruniai anak, Martha akhirnya melahirkan anak pertamanya pada usia 42 tahun.
Ia memiliki empat anak, yakni dua anak kandung, Wulan Maharani Tilaar dan Kilala Esra Tilaar, serta dua anak angkat, Bryan Emil Tilaar dan Pingkan Engeline Tilaar.
Perjalanan Karier
Martha awalnya menempuh pendidikan di bidang keguruan dan sempat bekerja sebagai guru. Pada 1964, ia mengikuti suaminya ke Amerika Serikat dan belajar kecantikan di Academy of Beauty Culture, Bloomington, Indiana. Ia kemudian bekerja di sebuah salon sebelum membuka praktik kecantikan sendiri.
Setelah kembali ke Indonesia pada 1969, Martha memulai usaha salon dari garasi rumah ayahnya. Pada 3 Januari 1970, ia mendirikan Martha’s Salon di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Ia kemudian mengembangkan layanan perawatan tradisional melalui Martha Griya Salon. Ketertarikannya terhadap ramuan tradisional turut mendorong Martha mengembangkan produk kecantikan dan jamu berbahan lokal.
Pada 1977, Martha bekerja sama dengan Boenjamin Setiawan dan Theresia Harsini Setiady dari Kalbe Farma untuk mendirikan PT Martina Berto. Perusahaan tersebut meluncurkan Sariayu Martha Tilaar sebagai produk pertamanya.
Bisnisnya terus berkembang dengan berbagai merek kosmetik dan perawatan tubuh, termasuk Caring, Biokos, Belia, dan PAC. Produk-produk tersebut memperluas kiprah Martha Tilaar di industri kecantikan Indonesia.
Kiprah Sosial dan Penghargaan
Selain berbisnis, Martha mendirikan Yayasan Martha Tilaar untuk membantu perempuan memperoleh keterampilan di bidang kecantikan. Ia mendorong perempuan agar memiliki kemampuan yang dapat menunjang kemandirian ekonomi mereka.
Pada 1984, Martha menerima gelar doktor kehormatan di bidang Fashion Artistry dari The World University, Tucson, Arizona, Amerika Serikat. Pada 2002, ia juga mendapat penghargaan dari Sekretaris Jenderal PBB dalam UN Global Compact Leaders Summit atas penerapan prinsip-prinsip etika dalam menjalankan perusahaan.
Martha Tilaar meninggalkan warisan penting dalam industri kecantikan Indonesia melalui pengembangan produk lokal yang memadukan pengetahuan modern dengan tradisi perawatan Nusantara.



