HOLOPIS.COM, JAKARTA – Produsen otomotif asal China, Xpeng, mulai memasarkan crossover listrik berukuran besar G9L di Eropa dengan harga sekitar 75.000 euro atau setara Rp1,5 miliar. Mobil ini hadir dengan konfigurasi tiga baris kursi, baterai berkapasitas besar, serta teknologi pengisian daya yang diklaim mampu mengisi baterai hingga 80 persen hanya dalam 12 menit.
Dilansir Holopis.com dari CarNewsChina, Rabu (14/10/2026), Xpeng G9L versi listrik penuh diluncurkan di delapan negara Eropa, yakni Prancis, Jerman, Belanda, Belgia, Norwegia, Denmark, Swedia, dan Austria.
Xpeng G9L menjadi salah satu model yang disiapkan untuk memperkuat kehadiran merek tersebut di pasar Eropa.
Berbeda dari versi yang dipasarkan di China dengan konfigurasi dua baris kursi, model Eropa menawarkan tiga baris kursi dengan pilihan kapasitas enam atau tujuh penumpang.
Dimensinya juga tergolong besar. Xpeng G9L memiliki panjang 5.120 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.788 mm, serta jarak sumbu roda 3.100 mm.
Ukuran tersebut memberikan ruang kabin yang lebih lapang untuk kebutuhan perjalanan keluarga maupun perjalanan jarak jauh.
Model ini juga menjadi kendaraan keempat Xpeng yang diproduksi di fasilitas Magna di Graz, Austria.
Baterai 106,7 kWh, Jarak Tempuh Hampir 600 Km
Untuk pasar Eropa, Xpeng G9L dibekali baterai NMC atau nikel-mangan-kobalt berkapasitas 106,7 kWh.
Berdasarkan pengujian WLTP, jarak tempuhnya diklaim mencapai 553–591 kilometer, bergantung pada konfigurasi sistem penggerak yang digunakan.
Xpeng menyediakan pilihan penggerak roda belakang atau rear-wheel drive (RWD) dan penggerak semua roda atau all-wheel drive (AWD).
Pada varian RWD, akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam membutuhkan waktu sekitar 7 detik. Sementara itu, varian AWD mampu mencapai kecepatan yang sama dalam 4,9 detik.
Perbedaan tersebut memberikan pilihan bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi maupun performa berkendara.



