Vape Dicampur Etomidate, Apa yang Terjadi pada Tubuh?

0 Shares

Etomidate juga dapat memengaruhi sistem pernapasan.

Gangguan yang dilaporkan antara lain apnea atau berhentinya napas, hipoventilasi atau napas yang terlalu lambat, serta gangguan jalan napas.

FDA juga mencatat bahwa penggunaan etomidate secara intravena dapat menyebabkan perubahan pada pernapasan dan tekanan darah sehingga penggunaannya membutuhkan pengawasan medis.

Risiko lain yang perlu diperhatikan adalah kejang.

Health Sciences Authority (HSA) Singapura memperingatkan bahwa menghirup etomidate secara langsung melalui paru-paru dapat menyebabkan sejumlah efek samping, termasuk spasme, gangguan pernapasan, dan kejang.

Penggunaan etomidate secara nonmedis juga dilaporkan dapat berkaitan dengan gangguan kadar kalium dalam darah.

Kalium memiliki peran penting dalam kerja otot dan aktivitas listrik jantung.

Karena itu, perubahan kadar elektrolit dalam tubuh juga perlu mendapat perhatian.

Kasus Jule kembali menunjukkan bahwa bentuk perangkat vape tidak selalu menggambarkan isi cairannya.

Vape yang tampak seperti perangkat biasa dapat mengandung zat lain yang memiliki efek berbeda terhadap tubuh.

Terlebih jika kandungannya tidak diketahui secara pasti, pengguna juga sulit memperkirakan dosis zat yang masuk setiap kali mengisap.

Secara medis, etomidate memang memiliki kegunaan sebagai obat anestesi.

Namun, penggunaan melalui vape bukan cara penggunaan medis yang lazim dan dapat membawa risiko terhadap sistem saraf, pernapasan, jantung, hingga memicu kejang.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Gesha Yuliani Nattasya
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Gesha Yuliani Nattasya, Ronalds Petrus Gerson

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU