Pesan itu, menurutnya, menjadi penyemangat bagi kader PIRA untuk memperluas jangkauan kegiatan organisasi. Gerakan sosial tidak boleh hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga harus menjangkau masyarakat di daerah terpencil.
“Karena ini pesannya Pak Prabowo, kita perempuan harus bergerak ke seluruh pelosok Indonesia,” ujar Novita.
Untuk mendukung langkah tersebut, pelantikan pengurus pusat PIRA turut melibatkan jajaran pengurus daerah yang mengikuti kegiatan secara langsung maupun daring.
Novita menjelaskan, keterlibatan pengurus dari berbagai wilayah diharapkan memperkuat koordinasi dan memastikan program organisasi dapat dijalankan secara lebih merata.
“Makanya tadi kita ada yang hadir fisik maupun yang online se-Indonesia. 38 provinsi dan 514 kabupaten yang ada di Indonesia, semuanya memonitor dan melakukan kegiatan yang sama, instruksi yang sama, selalu turun ke masyarakat,” jelasnya.
Melalui kepengurusan periode 2025–2030, PIRA diharapkan semakin aktif menjalankan kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Bagi organisasi tersebut, tantangan berikutnya adalah memastikan berbagai program yang direncanakan benar-benar terlaksana dan memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai daerah.



