Kondisi ini menunjukkan bahwa dampak asap dapat menjangkau wilayah yang tidak menjadi pusat kebakaran.
Muhidin memastikan pemerintah provinsi tetap berkoordinasi dengan para bupati dan wali kota untuk memantau perkembangan situasi.
Ia juga membuka kemungkinan pemberian bantuan kepada daerah lain sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.
“Kita selalu memperhatikan, dan kita koordinasi sama bupati dan wali kota. Jadi tidak menutup kemungkinan yang lain-lain kita bantu,” pungkasnya.
Di tengah meluasnya karhutla, keterbatasan penanganan menjadi pekerjaan rumah yang tidak bisa diabaikan.



