Artinya, makan ikan tidak otomatis harus dihindari. Yang penting adalah memilih jenis ikan dan jumlah konsumsinya dengan tepat.
5. Orang dengan kondisi tertentu juga perlu lebih berhati-hati
Selain ibu hamil, beberapa kelompok memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi akibat penyakit yang ditularkan melalui makanan. Mayo Clinic menyebutkan anak kecil, orang berusia lanjut, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, serta ibu hamil sebagai kelompok yang perlu lebih berhati-hati terhadap makanan mentah atau kurang matang.
Pada kelompok tersebut, makanan mentah seperti sushi dengan ikan mentah sebaiknya dihindari atau dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan, tergantung kondisi masing-masing.
Bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu, termasuk penyakit yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh atau fungsi hati, risiko infeksi dari makanan mentah juga dapat menjadi lebih serius. Mayo Clinic, misalnya, menyarankan penderita sirosis untuk menghindari makanan laut mentah seperti sushi.
6. Jadi, sebenarnya sushi aman atau tidak?
Jawabannya tergantung pada jenis sushi, bahan yang digunakan, cara pengolahan, serta kondisi orang yang mengonsumsinya. Untuk orang dewasa yang sehat, sushi bukan berarti makanan yang otomatis berbahaya. Namun, sushi dengan ikan mentah memang membawa risiko yang tidak sama dengan sushi menggunakan bahan yang sudah dimasak.
Sementara itu, ibu hamil dan kelompok yang lebih rentan terhadap penyakit akibat makanan perlu lebih berhati-hati. Mayo Clinic secara khusus menyarankan kelompok tersebut menghindari ikan dan makanan laut mentah.
Jadi, kalau ingin menikmati sushi dengan risiko yang lebih rendah, pilihan dengan bahan yang sudah dimasak dapat menjadi alternatif. Selain itu, pastikan makanan ditangani dan disimpan dengan baik karena kontaminasi makanan tidak selalu dapat diketahui hanya dari rasa, aroma, atau tampilannya.



