Pasalnya, pemerintahan Prabowo Subianto telah memasang target pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi, yakni mencapai 8%.
Saleh berharap Suahasil mampu merancang kebijakan yang membuat sektor industri dan perdagangan terus bergerak sehingga target tersebut punya pijakan yang kuat.
Ia menilai pengalaman Suahasil di bidang kebijakan fiskal dapat menjadi salah satu bekal untuk mendorong mesin ekonomi nasional bekerja lebih optimal.
Ada satu hal lain yang ikut dititipkan pengusaha kepada Menkeu baru.
Pemerintah diminta tidak hanya fokus mengelola keuangan negara, tetapi juga memperhatikan bagaimana sektor swasta bisa terus berkembang.
Saleh mengatakan dunia usaha merupakan bagian penting dari mesin pertumbuhan ekonomi.
Industri dan perdagangan, khususnya, perlu mendapat dukungan kebijakan agar aktivitas bisnis tidak tersendat.
Menurutnya, pemerintah dan swasta harus berjalan beriringan.
Ketika dunia usaha mampu melakukan ekspansi, investasi dan aktivitas produksi ikut bergerak, yang pada akhirnya bisa memberikan efek ke perekonomian secara lebih luas.
Karena itu, posisi Suahasil sebagai Menkeu dinilai punya peran strategis.
Kebijakan fiskal yang dibuat bukan cuma soal penerimaan dan belanja negara, tetapi juga bagaimana kebijakan tersebut menciptakan iklim yang mendukung pertumbuhan.
“Dalam menggerakkan roda ekonomi Indonesia tentu pemerintah juga membutuhkan sektor swasta sebagai mitra strategis,” ujar Saleh.
Ia pun berharap Suahasil membawa pendekatan yang lebih berorientasi pada pertumbuhan dalam menjalankan tugasnya sebagai Menkeu.



