HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kabar mengenai Presiden Partai Buruh Said Iqbal yang disebut-sebut akan bergabung ke dalam Kabinet Merah Putih mulai mendapat respons dari Istana.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi tidak membantah isu tersebut dan bahkan membuka peluang adanya peran baru bagi tokoh buruh nasional itu di pemerintahan.
Saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (4/6/2026), Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa peluang Said Iqbal masuk kabinet memang terbuka.
Menurutnya, hal itu tidak terlepas dari kiprah panjang Said Iqbal dalam memperjuangkan aspirasi para pekerja di Indonesia.
“Ya, kemungkinan ya, kemungkinan berkaitan dengan tentunya perjuangan beliau selama ini. Berhubungan dengan kiprah beliau,” kata Prasetyo Hadi.
Meski demikian, Prasetyo belum bersedia mengungkap posisi yang kemungkinan akan ditempati oleh Said Iqbal apabila resmi bergabung dengan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Tunggu informasi,” ujarnya singkat.
Pernyataan tersebut langsung memicu spekulasi baru terkait kemungkinan adanya perombakan atau penambahan posisi strategis di kabinet dalam waktu dekat.
Ketika ditanya mengenai peluang pelantikan yang disebut-sebut akan dilakukan pada Senin, 8 Juni 2026, Prasetyo juga tidak memberikan penjelasan lebih rinci. Namun, pernyataannya semakin memperkuat dugaan bahwa pengumuman resmi hanya tinggal menunggu waktu.
Di sisi lain, Said Iqbal memilih bersikap hati-hati menanggapi kabar tersebut. Presiden Partai Buruh itu menyerahkan seluruh keputusan kepada Presiden Prabowo dan pemerintah.
“Kita tunggu saja pengumuman resmi dari Mensesneg atas nama Presiden ya,” kata Said Iqbal saat dihubungi secara terpisah.
Jika benar bergabung ke kabinet, kehadiran Said Iqbal dinilai dapat memperkuat representasi kelompok pekerja dan buruh di lingkar pemerintahan.
Namun hingga saat ini, publik masih menunggu pengumuman resmi dari Istana terkait posisi dan peran yang akan diberikan kepada tokoh buruh tersebut.



