Rusia dan Ukraina Saling Tuduh Soal Pelanggaran Gencatan senjata

0 Shares
Ukuran text:
21
Dengarkan Berita:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Rusia dan Ukraina saling melempar tuduhan adanya pelanggaran gencatan senjata selama tiga hari semenjak diumumkan.

Kementerian Pertahanan Rusia pada Minggu (10/5) mengatakan bahwa pasukan Ukraina telah melakukan 16.071 pelanggaran terhadap aturan gencatan senjata dalam 24 jam terakhir.

Pasukan Rusia menanggapi pelanggaran gencatan senjata tersebut dengan melancarkan serangan balasan terhadap sistem roket peluncur ganda, artileri, dan posisi mortir, serta pos komando dan lokasi peluncuran drone.

Sementara itu, pada Sabtu (9/5), pihak kementerian juga melaporkan 8.970 pelanggaran gencatan senjata di berbagai wilayah.

Otoritas Ukraina mengungkapkan bahwa sedikitnya satu orang tewas dan 15 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan Rusia di berbagai wilayah Ukraina meski gencatan senjata sedang berlangsung.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasukan Rusia menyerang posisi Ukraina sebanyak 60 kali pada Minggu.

Rusia dan Ukraina pada Jumat (8/5) menyepakati gencatan senjata yang berlaku selama tiga hari dari Sabtu hingga Senin (11/5) selama perayaan Hari Kemenangan (Victory Day).

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronald Steven
Tim Penulis & Editor
Ronald Steven
Apresiasi untuk Ronald Steven

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU