NEW DELHI, HOLOPIS.COM – Perang antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas. BRICS pun sepakat menyerukan “penahanan diri maksimal” dan mendorong penyelesaian lewat diplomasi.
Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas setelah kedua negara saling melancarkan serangan.
Di tengah eskalasi konflik tersebut, negara-negara anggota BRICS sepakat mengeluarkan deklarasi bersama yang menyerukan semua pihak menahan diri secara maksimal.
Deklarasi yang disebut “Deklarasi New Delhi” itu disepakati pada hari pertama KTT BRICS di New Delhi, India, Sabtu (12/9/2026).
Dalam deklarasi tersebut, negara-negara BRICS menyatakan keprihatinan mendalam atas meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Mereka juga menyerukan agar tidak ada tindakan yang berpotensi memperburuk situasi.
“Penahanan diri secara maksimal” menjadi salah satu seruan utama BRICS di tengah kembali pecahnya bentrokan antara AS dan Iran.
Sebelumnya, pertempuran antara kedua negara sempat mereda sepanjang sebagian besar Agustus.
Namun, kondisi kembali memanas dengan dilancarkannya serangan oleh AS dan Iran.
Selain menyerukan penahanan diri, BRICS menegaskan pentingnya penyelesaian perselisihan internasional secara damai.
Dalam deklarasinya, negara-negara anggota BRICS mendorong dialog, konsultasi, dan diplomasi sebagai jalan untuk menyelesaikan konflik.
Pendekatan multilateral juga ditekankan dalam penyelesaian konflik dengan tetap menghormati pandangan nasional masing-masing negara.
Kesepakatan tersebut menjadi sorotan karena BRICS memiliki anggota yang berada dalam posisi strategis terkait konflik tersebut.



