KALIMANTAN BARAT, HOLOPIS.COM — Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (DPP PIKI) melalui program PIKI Peduli menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Kalimantan Barat yang terdampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Bantuan tersebut diserahkan pada Sabtu (19/9/2026) melalui DPD PIKI Kalimantan Barat. Total bantuan yang diberikan berupa 120 karton masker atau setara 6.000 box dan 300.000 masker, serta 25 item obat-obatan.
Perwakilan DPP PIKI, Timoteus Lubis selaku Kepala Kesekretariatan DPP PIKI bersama Lambas Napitupulu dari jajaran DPP PIKI, menyerahkan bantuan tersebut kepada Ketua DPD PIKI Kalbar T.T.A. Nyarong dan Sekretaris DPD PIKI Kalbar M. Gideon Lim.
Timoteus mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas kepada masyarakat Kalimantan Barat yang harus menghadapi dampak asap karhutla.
“Masyarakat Kalbar tidaklah sendirian. Banyak kepedulian yang terus berdatangan dalam menghadapi bencana ini, dan itulah tanda bahwa kita memiliki rasa persatuan yang kuat sebagai sesama anak bangsa Indonesia,” ujar Timoteus.
Menurut dia, penyaluran bantuan tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Ketua Umum DPP PIKI Maruarar Sirait agar organisasi hadir secara langsung dan memastikan bantuan dapat sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Bantuan yang kami serahkan merupakan bentuk solidaritas dari DPP PIKI, khususnya Bapak Ketua Umum Maruarar Sirait, yang langsung memberikan arahan kepada kami untuk turun langsung menyerahkan bantuan dan mengawal bantuan untuk saudara-saudara kita di Kalimantan Barat,” katanya.
PIKI: Warga Kalbar Tidak Sendiri
Ketua DPD PIKI Kalbar T.T.A. Nyarong menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan DPP PIKI. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kondisi udara buruk akibat asap karhutla.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah kami terima dari DPP PIKI, khususnya kepada Bapak Ketua Umum DPP PIKI, Maruarar Sirait. Kami begitu terharu dan bersyukur melihat kepedulian serta perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kalimantan Barat,” ujar Nyarong.
Ia menilai bantuan masker dan obat-obatan tersebut menjadi pengingat bahwa masyarakat Kalbar tidak menghadapi kondisi bencana asap seorang diri.
“Bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Kalimantan Barat tidak sendiri dalam menghadapi kondisi bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan,” lanjutnya.
Nyarong juga berharap kondisi asap akibat karhutla segera berakhir sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.
“Kami berharap segala berkat, kesehatan, dan perlindungan dari Tuhan senantiasa menyertai DPP PIKI, khususnya Bapak Ketua Umum Maruarar Sirait. Semoga bencana asap ini segera berakhir sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dan melanjutkan kehidupan dengan aman tanpa ancaman penyakit akibat dampak asap,” tuturnya.
DPP PIKI berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat terdampak, khususnya dalam menghadapi dampak kesehatan akibat paparan asap karhutla.



