PFI Minta Publik Kedepankan Informasi Terverifikasi soal Pencarian 8 Orang di Krakatau

0 Shares

Ia berharap peristiwa tersebut dapat mendorong Indonesia untuk semakin tanggap menghadapi bencana, terutama dalam hal mitigasi dan kesiapsiagaan. Menurutnya, pengalaman dari kejadian ini perlu menjadi pembelajaran agar masyarakat lebih siap menghadapi potensi bencana di masa mendatang.

“Bangsa ini termasuk bangsa yang harus bisa berdamai nantinya kepada bencana. Harus tanggap, lebih tanggap pada mitigasi dan harus siap untuk Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.

Sebagai Informasi, Sobat Holopis, sebanyak delapan orang yang terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal dilaporkan hilang kontak saat melakukan perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda untuk melakukan peliputan aktivitas erupsi pada Senin (7/9).

Kelima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu Agency, dan Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas. Sementara tiga kru kapal terdiri dari Warta sebagai kapten kapal, Surakman sebagai anak buah kapal (ABK), serta Heriyanto sebagai pemandu.

Rombongan diketahui berangkat menggunakan speedboat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB. Komunikasi dengan rombongan kemudian terputus saat mereka berada di sekitar perairan Selat Sunda atau kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK).

Dalam proses pencarian, tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sejumlah wilayah perairan sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK) dan pulau-pulau di sekitarnya. Pencarian kemudian diperluas hingga wilayah sekitar Pulau Sertung dan Pulau Panjang.

Kondisi cuaca, gelombang laut, serta aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) menjadi sejumlah tantangan dalam proses pencarian. Hingga Jumat (11/9), delapan orang tersebut masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Peristiwa tersebut turut mendapat perhatian dari sejumlah konstituen pers. Hal itu ditunjukkan melalui doa bersama yang digelar insan pers di berbagai daerah Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Malang Bogor, dan Depok, sebagai bentuk solidaritas sekaligus doa bagi keselamatan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang masih dalam pencarian.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Vhina Noviyanti
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Vhina Noviyanti, Muhammad Ibnu Idris

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU