PFI Minta Publik Kedepankan Informasi Terverifikasi soal Pencarian 8 Orang di Krakatau

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Pewarta Foto Indonesia (PFI) Dwi Pambudo mengajak seluruh insan pers dan masyarakat untuk mengedepankan informasi yang terverifikasi dalam mengikuti perkembangan pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal di kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK).

Kedelapan orang tersebut hilang kontak sejak Senin (7/9) saat melakukan perjalanan untuk meliput aktivitas erupsi GAK.

Hal tersebut disampaikan Dwi saat PFI bersama sejumlah insan pers menggelar doa bersama untuk delapan orang yang masih dalam pencarian di Pos Polisi Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (11/9) pukul 18.30 WIB.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal informasi mengenai pencarian agar kabar yang diterima keluarga maupun masyarakat berasal dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami juga mengimbau kepada para pembuat konten-konten yang tidak bertanggung jawab, mohon dikurangi. Dan kepada masyarakat Indonesia, tidak selalu membuat pemberitaan yang tidak terverifikasi,” ujar Dwi, dikutip Holopis.com, Jumat (11/9/2026).

Menurut Dwi, para jurnalis yang melakukan peliputan di kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK) menjalankan tugas untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Ia meminta publik menghormati profesi jurnalistik serta memahami bahwa para jurnalis tersebut menjalankan pekerjaan yang memiliki peran dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Mohon kepada teman-teman kami jurnalis yang meliput Krakatau ini sama halnya juga sebagai pejuang kemerdekaan pers yang sudah diamanatkan oleh undang-undang, di mana jurnalis menjadi ujung tombak bagi pemberitaan di negara ini,” katanya.

Memasuki hari keempat pencarian, PFI masih memantau perkembangan melalui posko pencarian. Dwi menyebut belum ada keterangan resmi terbaru mengenai keberadaan lima jurnalis dan tiga awak kapal tersebut, sementara tim gabungan masih melakukan pencarian di sejumlah wilayah.

“Untuk hari keempat ini kami pantau di posko. Ada teman-teman PFI juga ada di posko. Belum ada keterangan resmi,” tuturnya.

Dwi mengapresiasi upaya tim SAR gabungan yang masih melakukan pencarian. Menurutnya, upaya tersebut melibatkan Basarnas, Polri, TNI, pemerintah pusat, serta pemerintah daerah yang terus berusaha menemukan keberadaan para jurnalis dan awak kapal.

“Kami juga berterima kasih kepada semua tim gabungan, Basarnas, Polri dan TNI, beserta pemerintah provinsi dan pemerintah pusat yang selama ini telah mengembangkan pencarian teman-teman kami,” ujarnya.

Selain menunggu titik terang dari proses pencarian, Dwi berharap peristiwa tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran untuk memperkuat edukasi dan mitigasi bencana di Indonesia. Ia menilai pengalaman tersebut dapat menjadi evaluasi agar masyarakat dan pemerintah semakin siap menghadapi kondisi kebencanaan.

“Bagi kami, kami butuh tentang rencana atau optimisme bahwa bencana ini atau pelajaran dari teman-teman ini bisa menjadi edukasi ke depannya,” katanya.

Dwi juga meminta masyarakat mengedepankan nilai kemanusiaan selama proses pencarian berlangsung. Ia berharap publik tidak memperdebatkan hal-hal yang tidak berkaitan dengan keselamatan para jurnalis dan awak kapal yang masih dicari.

“Mohon nilai-nilai kemanusiaan kita depankan. Apapun itu profesinya, apapun itu bentuk jabatannya, tolong hindari untuk membahas yang tidak penting,” tuturnya.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Vhina Noviyanti
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Vhina Noviyanti, Muhammad Ibnu Idris

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU