Pesan Perdana Mojtaba Khamenei: Iran Siap Tekan AS, Selat Hormuz Tetap Ditutup

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Iran akhirnya menyampaikan pesan resmi pertama atas nama pemimpin tertinggi barunya, Mojtaba Khamenei. Pesan perdana Mojtaba itu disampaikan di tengah meningkatnya konflik dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Pesan tersebut disiarkan melalui televisi pemerintah Iran pada Kamis. Dalam pernyataannya, Khamenei menegaskan bahwa Iran akan tetap mempertahankan penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz. Iran juga bakal melanjutkan serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Namun, pernyataan itu tidak disampaikan langsung oleh Khamenei melalui pidato atau video, melainkan dibacakan oleh penyiar televisi pemerintah. Hal ini memicu spekulasi baru terkait kondisi kesehatan putra mendiang Ali Khamenei tersebut.

Keraguan muncul karena Khamenei dilaporkan berada di kompleks kediaman ayahnya ketika serangan mematikan dilancarkan dalam operasi militer gabungan AS-Israel sebelumnya.

Ancaman Ganti Rugi untuk AS

Dalam pesan tersebut, Mojtaba Khamenei menegaskan bahwa Iran akan menuntut kompensasi dari AS atas serangan militer yang menewaskan sejumlah warga Iran.

Ia memperingatkan bahwa jika Washington menolak tuntutan tersebut, Iran siap melakukan pembalasan terhadap aset milik AS.

Mojtaba Khamenei 2 Holopis
Rakyat Iran beri dukungan terhadap Pemimpin Tertinggi, Mojtaba Khamenei. (Foto: WANA).

Khamenei menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam atas serangan yang menurutnya telah menimbulkan banyak korban.

Di tengah ketegangan regional, Khamenei juga menyinggung pentingnya menjaga persatuan di dalam negeri. Ia memuji warga Iran yang tetap menunjukkan loyalitas terhadap sistem pemerintahan di tengah krisis.

“Tidak boleh ada kerusakan pada persatuan bangsa di antara individu dan kelompok-kelompok bangsa yang biasanya menjadi sangat jelas di masa-masa sulit,” kata Mojtoba dikutip dari The Guardian, Jumat, (13/3/2026).

Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam menghadapi tekanan eksternal yang saat ini dihadapi Iran.

Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa rakyat Iran tetap menginginkan negara tersebut melanjutkan jalannya menghadapi tekanan internasional.

Mojtoba secara terbuka menegaskan bahwa Iran akan terus menggunakan pengaruhnya terhadap Selat Hormuz sebagai alat tekanan strategis terhadap musuh-musuhnya.

“Tentu saja pengaruh pemblokiran Selat Hormuz harus terus digunakan. Studi telah dilakukan tentang pembukaan front lain di mana musuh memiliki sedikit pengalaman dan akan sangat rentan,” jelas Mojtoba.

Selat Hormuz sendiri meDalam pesannya, Khamenei juga memberikan apresiasi kepada kelompok sekutu Iran di kawasan Timur Tengah.

Ia memuji dukungan dari kelompok Houthi di Yaman serta Hezbollah yang menurutnya telah membantu Iran menghadapi tekanan geopolitik, meskipun menghadapi berbagai kesulitan.

Meski demikian, kelompok Houthi sejauh ini belum terlibat langsung dalam konflik militer terbaru antara Iran dan Israel.

Janji Balas Dendam

Mojtoba juga bersumpah Iran akan membalas kematian warga sipil yang disebutnya sebagai “para martir”, termasuk korban dalam serangan rudal yang menghantam sebuah sekolah dasar di kota Minab.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sekitar 175 orang. Investigasi awal militer AS disebut-sebut menyimpulkan bahwa Washington bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Dia menegaskan bahwa Iran akan membalas “darah para martir Anda”, sebuah pernyataan yang memperkuat sinyal bahwa konflik antara Iran, AS, dan Israel berpotensi terus meningkat.

Pesan pertama dari pemimpin baru Iran ini kini menjadi sorotan dunia, terutama karena sikap kerasnya terhadap musuh-musuh Iran. Selain itu, ancaman penggunaan jalur energi global sebagai alat tekanan geopolitik.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Dani Yoga
Tim Penulis & Editor
Dani Yoga

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU