Penumpang Pesawat Masih Gigit Jari Menunggu Penerbangan Batal Karena Krakatau

0 Shares

Berdasarkan laporan Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), erupsi pertama terjadi pada pukul 05.34 WIB dan berlangsung selama 10 detik. Erupsi tersebut terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 44 milimeter, sementara tinggi kolom erupsi tidak teramati.

Aktivitas erupsi kembali terjadi pada pukul 07.49 WIB. Berdasarkan laporan Magma Kementerian ESDM, erupsi tersebut berlangsung selama 19 detik dengan amplitudo maksimum 48 milimeter. Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau juga disertai puluhan kejadian gempa. Hingga pukul 06.00 WIB, tercatat dua kali gempa letusan atau erupsi dengan amplitudo 44 sampai 47 milimeter dan durasi 10 sampai 15 detik.

Selain itu, tercatat 15 kali gempa frekuensi rendah (low frequency) dengan amplitudo 19 sampai 44 milimeter dan durasi 3 sampai 18 detik. Sebanyak 11 kali gempa hybrid atau fase banyak juga tercatat dengan amplitudo 19 sampai 47 milimeter dan durasi 4 sampai 16 detik, sedangkan S-P tidak teramati. Sementara itu, satu kali gempa tremor menerus juga tercatat dengan amplitudo 3 sampai 10 milimeter dan amplitudo dominan 5 milimeter.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Vhina Noviyanti
Redaktur
Tim Penulis & Editor
Vhina Noviyanti, Redaktur
Redaktur
Redaktur
Administrator

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU