JAKARTA – Nasib sial menimpa Fabio Quartararo di rumah sendiri saat MotoGP Prancis 2025. Bukannya memanfaatkan posisi pole untuk meraih kemenangan, rider Monster Energy Yamaha itu justru harus keluar lintasan lebih awal setelah mengalami kecelakaan dan insiden emosional dengan marshal.
Balapan di Sirkuit Le Mans, Minggu (11/5), berlangsung dalam kondisi sulit. Hujan gerimis memaksa banyak pebalap untuk mengganti motor. Quartararo menjadi salah satu yang terkena long lap penalty usai melakukan pergantian.
Petaka terjadi di lap keempat ketika Quartararo mengalami low side di Turn 13 dan meluncur ke area gravel. Ia sempat berusaha kembali ke trek, tetapi kesulitan mengangkat motornya. Beberapa marshal mendekat untuk membantu, namun justru terjadi insiden yang tidak diinginkan.
Quartararo terlihat frustrasi, menepis tangan marshal, dan melontarkan gestur marah saat motornya tidak segera bisa dikembalikan ke lintasan. Aksinya ini terekam kamera dan menjadi sorotan.
Tak hanya gagal finis, Quartararo juga harus menerima hukuman tambahan. Steward MotoGP menjatuhkan penalti 10 menit untuk sesi Free Practice MotoGP Inggris mendatang, serta denda sebesar 2000 euro (sekitar Rp 37,2 juta).
Dalam pernyataannya, steward menyebut Quartararo “gagal menjaga sikap, tidak mematuhi instruksi marshal, dan berpotensi membahayakan diri sendiri serta orang lain.”
Dengan hasil ini, rider berjuluk El Diablo itu belum mampu menambah poin dan tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara MotoGP 2025 dengan 56 poin dari enam seri.
Sebagai catatan, rekan senegaranya Johann Zarco justru tampil gemilang di Le Mans. Zarco meraih kemenangan pertamanya musim ini, mengalahkan Marc Marquez dan Fermin Aldaguer di podium.




