Murka! IRGC Iran Ancam Buru Netanyahu Jika Masih Hidup

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Spekulasi mengenai kondisi Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memicu reaksi keras dari Iran. Pasukan elite Iran, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), mengeluarkan ancaman terbuka untuk mengejar dan membunuh Netanyahu jika ia masih hidup.

Ancaman tersebut disampaikan dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan melalui situs media IRGC, Sepah News, pada Minggu. Dalam pernyataan itu, IRGC melontarkan tudingan keras terhadap pentolan Israel tersebut.

IRGC menggambarkan Netanyahu sebagai “penjahat pembunuh anak” dan menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti memburunya.

“Jika penjahat pembunuh anak ini masih hidup, kami akan terus mengejar dan membunuhnya dengan kekuatan penuh,” demikian pernyataan IRGC dikutip dari The Times of India pada Senin, (16/3/2026).

Klarifikasi Israel

Pernyataan keras dari IRGC muncul di tengah maraknya spekulasi mengenai kondisi kesehatan Netanyahu yang beredar luas di media sosial.

Isu tersebut semakin berkembang setelah sejumlah akun di internet mengklaim bahwa Netanyahu telah tewas imbas serangan balasan bertubi-tubi Iran ke Tel Aviv, Israel.

Namun, pihak pemerintah Israel segera membantah rumor kematian pemimpinnya. Kantor Perdana Menteri Israel menegaskan bahwa Netanyahu dalam kondisi baik.

“Ini adalah berita palsu; Perdana Menteri baik-baik saja,” kata kantor tersebut kepada Anadolu Agency ketika dimintai tanggapan terkait klaim di media sosial tersebut.

Sebelumnya, spekulasi mengenai keberadaan Netanyahu semakin ramai setelah sebuah video dirinya beredar di internet.

Dalam video tersebut, sejumlah pengguna media sosial menyoroti detail yang dianggap tidak biasa pada penampilan Netanyahu.

Beberapa pengguna bahkan mengklaim bahwa ia tampak memiliki “enam jari”, yang kemudian memicu dugaan bahwa video tersebut mungkin dihasilkan menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau AI.

Detail yang dianggap janggal itu membuat rumor semakin meluas. Sebagian warganet bahkan secara keliru menyimpulkan bahwa Netanyahu mungkin telah meninggal dunia dan video yang beredar hanyalah rekayasa digital.

Namun hingga kini, tidak ada bukti kredibel yang mendukung klaim tersebut. Pun, pemerintah Israel menegaskan bahwa perdana menterinya masih dalam kondisi baik.

Konflik Terus Memanas

Ancaman IRGC terhadap Netanyahu mencerminkan meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS-Israel yang dalam beberapa waktu terakhir terlibat dalam berbagai konfrontasi militer dan politik.

Kedua negara selama bertahun-tahun berada dalam rivalitas geopolitik yang tajam di Timur Tengah. Rivalitas itu tak hanya konflik tidak langsung, tapi juga operasi intelijen, serta dukungan terhadap sekutu di kawasan.

Dengan munculnya ancaman IRGC ke Netanyahu, konflik antara Iran dan Israel berpotensi terus meningkat. Apalagi belum ada upaya diplomasi untuk meredakan situasi.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Dani Yoga
Tim Penulis & Editor
Dani Yoga

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU