Menag Ingin Kampus Keagamaan Masukkan Ekologi di Kurikulum

0 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COM – Menteri Agama Nasaruddin Umar meminta Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) memasukkan ekoteologi dalam kurikulum sebagai bagian dari transformasi pendidikan yang berdampak. Hal ini disampaikan Menag menyikapi tantangan peningkatan kerusakan lingkungan dengan beragam dampak yang timbul.

“Ekoteologi harus diimplementasikan secara nyata, tidak berhenti pada tataran konsep. Ini harus masuk dalam kurikulum, riset, hingga pengabdian kepada masyarakat,” ujar Menag saat memberikan sambutan dalam kegiatan Implementasi Ekoteologi dan Literasi Al-Qur’an dalam Ekosistem Pendidikan Tinggi Islam Berdampak di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, Jawa Timur.

Menurut Menag, kampus Islam memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan zaman, khususnya terkait isu lingkungan dan krisis moral. Peran ini tidak hanya pada tataran akademik, tetapi juga dalam membentuk kesadaran kolektif masyarakat.

Menag menjelaskan bahwa literasi Al-Qur’an menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Pemahaman nilai-nilai Al-Qur’an dinilai mampu melahirkan insan akademik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual.

“Al-Qur’an harus menjadi sumber inspirasi dalam membangun peradaban, termasuk dalam merespons persoalan lingkungan hidup,” ujarnya.

Menag mengajak seluruh civitas akademika menjadikan perguruan tinggi sebagai pusat transformasi nilai yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ia berharap pendidikan tinggi Islam mampu melahirkan lulusan yang kompeten sekaligus berakhlak.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU