“Peluang ini perlu dimanfaatkan untuk memperluas pengakuan internasional terhadap karya desainer dan jenama Indonesia, sekaligus mempromosikan kekayaan budaya serta destinasi pariwisata kita,” tutur Widiyanti.
Keterhubungan antara produk fesyen, warisan budaya, dan destinasi wisata ini, pada akhirnya, diharapkan Kemenpar dapat meningkatkan daya tarik wisata belanja sekaligus membuka peluang usaha bagi desainer, perajin, dan UMKM. Melalui pengembangan modest fashion, Kemenpar juga berupaya memperluas manfaat ekonomi bagi sektor pariwisata dan industri kreatif.
- Advertisement -



