IHSG Sepekan Melemah saat Bursa Global Menguat, Dana Asing Kabur Hampir Rp3 Triliun

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kinerja pasar saham Indonesia kembali tertinggal dari tren global. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,99% ke level 7.026,782 pada akhir perdagangan pekan ini, Kamis (2/4/2026).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG selama sepekan perdagangan, yakni sepanjang periode 30 Maret hingga 2 April 2026 bergerak fluktuatif dengan level tertinggi di 7.207,166 dan sempat menyentuh titik terendah di 6.945,502.

Pelemahan ini mencerminkan tekanan yang masih membayangi pasar domestik, terutama dari aksi jual investor asing yang mencapai Rp2,95 triliun dalam sepekan.

Dari sisi aktivitas perdagangan, penurunan terlihat signifikan. Rata-rata nilai transaksi harian anjlok 36,69% menjadi Rp14,77 triliun, dari sebelumnya Rp23,32 triliun. Volume transaksi juga turun 8,62% menjadi 25,87 miliar saham.

Meski demikian, frekuensi transaksi justru meningkat tipis 3,08% menjadi 1,78 juta kali per hari, menandakan aktivitas investor ritel masih cukup aktif di tengah pelemahan nilai transaksi.

Secara keseluruhan, total volume perdagangan selama sepekan mencapai 103,47 miliar saham dengan nilai transaksi Rp59,08 triliun dan frekuensi 7,12 juta kali. Kapitalisasi pasar pun ikut tergerus 1,69% menjadi Rp12.305 triliun, dari sebelumnya Rp12.516 triliun.

Tekanan terbesar terhadap IHSG datang dari saham-saham berkapitalisasi besar, khususnya sektor perbankan yang menjadi penopang utama indeks.

Di sisi lain, sejumlah saham seperti DSSA, MSIN, dan IMPC justru memberikan kontribusi positif yang menahan pelemahan lebih dalam.

Secara sektoral, pergerakan indeks menunjukkan pola yang beragam. Sektor consumer cyclicals mencatat kenaikan tertinggi sebesar 6,58%, disusul sektor industri yang naik 3,35% dan consumer non-cyclicals menguat 2,28%.

Namun, sektor transportasi dan logistik menjadi yang paling tertekan dengan penurunan 3,57%, diikuti sektor keuangan yang turun 2,23%.

Jika dibandingkan dengan pasar global, performa IHSG terlihat kontras. Sejumlah indeks utama dunia justru mencatat penguatan signifikan dalam periode yang sama.

Indeks Dow Jones di Amerika Serikat naik 3,10%, FTSE 100 Inggris menguat 3,71%, dan indeks Brasil melonjak 3,52%. Di kawasan ASEAN, indeks Thailand (SET) naik 1,29% dan Singapura (Straits Times Index) menguat 1,01%.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Khoirudin Ainun Najib
Tim Penulis & Editor
Khoirudin Ainun Najib
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU