HOLOPIS.COM, JAKARTA – Ketua Parlemen Lebanon Nabih Berri menegaskan bahwa Hizbullah berkomitmen terhadap gencatan senjata yang menyeluruh dan segera. Pernyataan tersebut disampaikan Berri pada Minggu (31/5) di tengah meningkatnya eskalasi militer Israel di Lebanon selatan.
Menurut laporan Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA), Berri mengatakan persoalan utama saat ini bukan berada pada sikap Hizbullah terhadap gencatan senjata, melainkan operasi militer Israel yang terus berlangsung di wilayah Lebanon.
Ia menyebut serangan Israel telah menyebabkan ribuan warga sipil Lebanon mengungsi dan menghancurkan desa-desa serta rumah penduduk di sejumlah wilayah.
“Konflik ini tidak terletak pada posisi kelompok perlawanan tersebut terhadap gencatan senjata,” kata Berri, demikian dikutip Holopis.com, Senin (1/6).
Menurutnya, setiap upaya untuk meredakan situasi hanya dapat berjalan jika ada jaminan nyata yang memaksa Israel menghentikan seluruh serangan militernya.
Berri juga menegaskan bahwa penghentian eskalasi membutuhkan komitmen penuh agar serangan Israel tidak terus berlanjut.
Pernyataan tersebut muncul ketika Lebanon selatan kembali mengalami peningkatan serangan militer Israel dalam beberapa waktu terakhir. Israel sebelumnya menyebut operasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk melumpuhkan Hizbullah.



