Hasto Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Bencana Gempa NTT, Arahan Megawati

0 Shares

Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Banten Ade Sumardi menyampaikan rasa syukur atas pengoperasian Kapal Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati yang sebelumnya telah menyelesaikan misi pelayanannya di wilayah Banten.

Ade pun secara resmi menyerahkan kembali operasional kapal rumah sakit terapung tersebut kepada DPP Partai untuk dialihkan menjalankan tugas kemanusiaan yang lebih mendesak di NTT.

“Alhamdulillah pada hari ini kita mendampingi Pak Sekjen dalam rangka melepas Rumah Sakit Apung Kapal Malahayati. Kami kader-kader partai se-Provinsi Banten mengucapkan terima kasih kepada DPP Partai, khusus kepada Pak Sekjen yang telah mempercayakan Rumah Sakit Apung Malahayati ada di Provinsi Banten, di mana kapal ini telah melayani ribuan masyarakat Banten,” tutur Ade Sumardi.

“Sekarang masa tugas Rumah Sakit Malahayati sudah selesai di Provinsi Banten. Maka untuk itu, kami serahkan kembali kepada DPP Partai Rumah Sakit Apung Malahayati ini untuk ditugaskan ke daerah lain,” pungkas Ade.

Sebagai informasi, Rumah Sakit Apung (RSA) Laksamana Malahayati adalah kapal rumah sakit PDI Perjuangan yang mengemban misi pelayanan kesehatan untuk rakyat Indonesia di kawasan pesisir atau pulau-pulau terpencil di Indonesia.

Menjelajah perairan nusantara sejak diluncurkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada pertengahan Juni 2023, Rumah Sakit Apung Laksamana Malahayati diioperasikan 12 anak buah kapal dengan 8 tenaga kesehatan.

RS Apung Laksamana Malahayati memiliki berat GT (Gross Tonage) 262. Ukuran panjang 30 meter dengan lebar 9 meter dan ketinggian dtaft 2 meter. Kapal memiliki kecepatan maksimal 7 knot.

Sebagaimana layaknya rumah sakit, RS Apung Laksamana Malahayati mengemban misi pelayanan kesehatan. Secara khusus melayani rakyat Indonesia di kawasan pesisir atau di pulau-pulau terpencil.

Usai diresmikan RS Apung Laksamana Malahayati langsung diberangkatkan dari Dermaga Kade Inggom, Tanjung Priok, menuju Aceh setelah diresmikan Megawati. Kapal berlayar ke perairan Lampung, Riau, hingga ke Dermaga Malahayati di Aceh.

Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU