Fernando Emas Desak Prabowo Akhiri Polemik Ijazah Gibran

3 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

Ia mengusulkan perubahan ketentuan persyaratan calon presiden dan calon wakil presiden, khususnya untuk mengakomodasi calon yang menempuh pendidikan di luar negeri, seperti Prabowo dan Gibran.

Selain itu, Fernando mengusulkan penambahan klausul yang mengatur bahwa seluruh tahapan pemilu tidak dapat dipersoalkan kembali setelah presiden dan wakil presiden dilantik.

Menurut dia, ketentuan tersebut diperlukan agar persoalan yang muncul setelah pemilu tidak terus menjadi sumber sengketa yang berpotensi mengganggu jalannya pemerintahan.

Fernando juga menyarankan Prabowo mempertimbangkan penerbitan Perpu apabila situasi dinilai mendesak.

“Dalam keadaan mendesak, Presiden Prabowo juga bisa segera mengeluarkan peraturan pengganti undang-undang (Perpu) karena siatu dan kondisi saat ini yang mengancam stabilitas keamanan nasional,” tulisnya.

Ia berharap pemerintah segera mengambil sikap agar polemik ijazah Gibran tidak semakin meluas dan memicu polarisasi di masyarakat.

“Saya berharap Prabowo segera bersikap sebelum persoalan tersebut semakin meluas dan terjadi polarisasi sehingga mengakibatkan beberapa kemungkinan yang sangat merugikan seluruh rakyat Indonesia,” tutup Fernando.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Muhammad Ibnu Idris
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
3 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU