HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kematian Agrapinus Rumatora alias Nus Kei (59) jadi sorotan publik. Kerabat dari John Kei itu jadi korban penikaman brutal di area pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun, Minggu (19/4).
Insiden tragis itu terjadi saat Nus Kei hanya beberapa saat setelah mendarat dari Jakarta, sekitar pukul 11.25 WIT. Insiden ini bukan sekadar tindak kriminal biasa. Sebab, korban dikenal luas sebagai tokoh berpengaruh di daerahnya.
Serangan yang terjadi juga begitu cepat saat Nus Kei berjalan menuju area penjemputan untuk menemui keluarga. Namun, seorang pria tak dikenal mendekat dan langsung melancarkan serangan dengan senjata tajam.
Tanpa banyak kesempatan untuk menghindar, korban mengalami sejumlah luka serius di bagian vital tubuhnya. Dalam kondisi kritis, ia sempat berusaha menyelamatkan diri ke dalam ruang tunggu bandara sebelum akhirnya ambruk akibat pendarahan hebat.
Upaya penyelamatan sempat dilakukan dengan membawa korban ke rumah sakit terdekat. Namun, luka yang terlalu parah membuat nyawanya tidak tertolong.
Nus Kei saat ini menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara dan memiliki hubungan keluarga dengan John Kei, yang turut menambah sorotan atas kasus ini. Aparat kepolisian bergerak cepat merespons kejadian tersebut.
Dalam waktu kurang dari dua jam, dua terduga pelaku yakni (FU) dan HR (28) berhasil diamankan. Keduanya kini tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap motif di balik aksi penikaman yang terbilang nekat ini.
Berikut 5 Fakta Penting Kasus Penikaman Nus Kei yang dirangkum pada Senin, (20/4/2026):
Lokasi Insiden Tragis
Penikaman terhadap Nus Kei terjadi di pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun sekitar pukul 11.25 WIT, sesaat setelah korban tiba dari Jakarta.
Korban Tokoh Berpengaruh
Nus Kei saat ini merupakan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara. Korban juga dikenal luas di masyarakat Maluku Tenggara. Nus Kei juga punya hubungan keluarga dengan John Kei.
Serangan Mendadak dan Brutal
Pelaku menyerang secara tiba-tiba menggunakan senjata tajam lalu menikam Nus Kei secara brutal. Korban pun menderita luka serius di dada, leher, dan punggung.
Pelaku Cepat Diamankan
Polisi berhasil menangkap dua terduga pelaku berinisial HR dan FU dalam waktu kurang dari dua jam setelah kejadian. Menurut polisi, HR merupakan atlet MMA.
Motif Masih Didalami
Pihak kepolisian masih menyelidiki motif di balik penyerangan, sembari mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Dugaan sementara, motif terduga pelaku karena dendam lama.



