Bukan Sekadar Push Rank, Atlet Esports Indonesia Siap Buru Medali di Asian Games 2026

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA — Dulu mungkin hanya dianggap main gim. Kini, aktivitas itu membawa atlet esports Indonesia sampai ke Istana Negara dan panggung Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Moch. Afthon Fathony menjadi salah satu atlet yang merasakan langsung momen tersebut. Ia mengaku bangga bisa menjadi bagian dari kontingen Indonesia yang dilepas Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/9).

Bagi Afthon, perjalanan menuju Asian Games menjadi pengalaman yang tidak biasa. Sesuatu yang dulu dianggap sekadar permainan kini justru membawanya tampil membawa nama Indonesia di kompetisi olahraga internasional.

“Bangga, biasanya kita cuma main-main gim biasa, sekarang bisa sampai Istana Negara, kita bisa bersalaman dengan Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya.

Bidik Perunggu, Incar Lebih

Menghadapi Asian Games ke-20 Aichi-Nagoya 2026, Afthon bersama rekan-rekannya memasang target awal medali perunggu.

Namun, target itu bukan berarti mereka ingin berhenti di sana. Tim esports Indonesia tetap membuka peluang untuk mengejar hasil yang lebih tinggi.

“Untuk target kami mendapatkan perunggu dan kami akan berusaha untuk melampaui target kami,” katanya.

Tekad tersebut menjadi modal penting bagi para atlet yang akan berhadapan dengan tim-tim dari berbagai negara di Asian Games.

8 Gim Dipertandingkan

Esports menjadi salah satu cabang yang dipertandingkan dalam Asian Games kali ini.

Ada delapan gim yang masuk dalam kompetisi dengan total 30 tim. Gim tersebut terdiri dari:

  1. Mobile Legends
  2. Honor of Kings
  3. Identity V
  4. Naraka: Bladepoint
  5. Pokémon Unite
  6. eFootball
  7. Gran Turismo 7
  8. PUBG Mobile

Persaingan dipastikan tidak sekadar soal kemampuan bermain. Para atlet juga harus menjaga konsistensi, komunikasi tim, strategi, hingga kondisi fisik dan mental selama kompetisi.

Persiapan tim esports Indonesia dilakukan secara intensif selama kurang lebih dua bulan.

Para atlet tidak hanya menjalani program latihan. Mereka juga mendapat dukungan fasilitas, pemenuhan kebutuhan gizi, serta pendampingan dokter.

Persiapan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi atlet agar tetap prima ketika memasuki pertandingan.

Afthon pun berharap kerja keras yang sudah dilakukan berujung pada podium.

“Harapan podium finish, kita akan perjuangkan,” tegasnya.

Dulu Dipandang Sebelah Mata

Cerita serupa disampaikan atlet esports lainnya, Ararat Samuel Manullang.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU