BNPB Perkuat OMC dan Tambah 30 Helikopter untuk Kendalikan Karhutla Kalimantan

0 Shares

Mobil tangki tersebut akan membantu distribusi air untuk pemadaman di wilayah kabupaten dan kota yang terdampak karhutla.

Suharyanto menegaskan pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap kondisi karhutla di Kalimantan. Presiden Prabowo juga telah meminta kebutuhan operasional tim gabungan dipenuhi agar penanganan tidak berjalan lambat.

“Presiden memberikan perhatian penuh dan menginstruksikan agar kebutuhan operasional di lapangan dipenuhi. Jadi bukan hanya pemadaman dari udara, tetapi juga penguatan satgas darat, peralatan, pompa, mobil tangki, dan seluruh kebutuhan yang diperlukan untuk mempercepat pengendalian Karhutla,” jelas Suharyanto.

Asap Sempat Ganggu Jarak Pandang

Di tengah penanganan kebakaran, BNPB juga memantau dampak asap terhadap aktivitas masyarakat, termasuk penerbangan.

Kepekatan asap sempat menyebabkan jarak pandang menurun di sejumlah wilayah seperti Banjarbaru, Palangka Raya, dan Pontianak.

Kondisi tersebut terutama terjadi pada pagi hari sekitar pukul 08.00–10.00 waktu setempat. Namun, jarak pandang dilaporkan mulai membaik pada siang hari.

Berdasarkan pemantauan lalu lintas udara pada Minggu pagi, penerbangan di sejumlah bandara utama masih dapat berjalan aman dan sesuai jadwal.

Bandara yang dipantau antara lain Bandara Syamsudin Noor, Bandara Supadio, dan Bandara Tjilik Riwut.

Kelompok Rentan Jadi Perhatian

Dampak asap terhadap kesehatan masyarakat juga menjadi perhatian pemerintah.

BNPB terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan pemerintah daerah untuk memperkuat Posko Kesehatan Terpadu di wilayah terdampak.

Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan kesehatan tertentu menjadi perhatian khusus dalam penanganan dampak asap.

Sementara potensi asap lintas batas atau cross-border haze juga terus dipantau. Pemerintah melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga mengikuti perkembangan kondisi di lapangan.

Suharyanto mengatakan kondisi di Sumatera saat ini relatif lebih terkendali karena hujan masih dapat didatangkan melalui OMC.

Untuk Kalimantan, pemerintah akan terus memperkuat operasi darat dan udara bersamaan dengan pelaksanaan OMC.

“Untuk Sumatera saat ini relatif lebih terkendali karena hujan masih bisa didatangkan. Sementara untuk Kalimantan, kita terus memperkuat armada darat, menambah helikopter, dan OMC mulai berjalan kembali hari ini. Dengan seluruh upaya tersebut, kami optimistis Karhutla di Kalimantan dapat segera kita kendalikan bersama,” kata Suharyanto.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU