Pemerintah juga menyiapkan pembangunan sabo dam dan check dam. Kedua jenis bangunan tersebut berfungsi membantu mengendalikan aliran air serta material sedimen yang terbawa arus.
Mobilisasi tambahan alat berat direncanakan berlangsung secara bertahap mulai 15 Oktober 2026.
Selain itu, tim kaji cepat dari Balai Teknik Sungai dan Sabo akan mengevaluasi kondisi lapangan untuk memberikan masukan teknis terkait penanganan berikutnya.
Langkah tersebut diperlukan untuk menentukan kebutuhan perbaikan sekaligus menyiapkan infrastruktur pengendali banjir yang lebih permanen.
Pengerukan Muara Ditargetkan Dua Bulan
Di kawasan muara, pekerjaan pengerukan direncanakan mulai 13 Oktober 2026 dengan estimasi waktu pelaksanaan sekitar dua bulan.
Sementara itu, tim pengukuran telah menuju lokasi untuk mempersiapkan pekerjaan permanen, termasuk pembangunan check dam yang direncanakan berlangsung selama enam bulan.
Pekerjaan tersebut akan berjalan bersamaan dengan perbaikan tanggul dan normalisasi sungai.
Melalui rangkaian penanganan darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi, pemerintah berupaya memulihkan infrastruktur yang terdampak sekaligus memperkuat perlindungan kawasan permukiman dari risiko banjir berikutnya.



