Sugiono Sebut Dugaan Penyadapan Prabowo sebagai Insubordinasi, Gerindra Siapkan Konsolidasi

0 Shares
Ukuran Teks:
20
Dengarkan:

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono angkat bicara mengenai dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang melibatkan institusi Polri. Ia menilai persoalan tersebut serius karena berpotensi menunjukkan adanya pembangkangan terhadap otoritas Presiden.

Sugiono bahkan tidak menutup kemungkinan adanya motif yang mengarah pada dugaan makar. Gerindra pun berencana melakukan konsolidasi internal untuk membahas persoalan tersebut.

Sugiono menilai dugaan penyadapan terhadap Prabowo perlu diusut secara menyeluruh. Menurutnya, bukan hanya pelaku yang harus diketahui, tetapi juga motif, dasar, serta pihak-pihak yang berada di balik tindakan tersebut.

Ia berpandangan bahwa dugaan penyadapan terhadap Presiden oleh institusi yang berada di bawah pemerintahan justru menimbulkan persoalan serius terkait kepatuhan terhadap garis komando.

“Kalau saya berpendapat bahwa ini merupakan suatu bentuk insubordinasi. Kemudian bisa jadi ditemukan motif-motif yang mengarah pada makar kepada Presiden,” ujar Sugiono di Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Sebagai informasi, insubordinasi merupakan tindakan pembangkangan atau ketidakpatuhan terhadap pihak yang memiliki kewenangan atau otoritas.

Dugaan Kebocoran dari Internal Pemerintahan

Sugiono juga mempertanyakan bagaimana dugaan penyadapan tersebut bisa terjadi, mengingat Presiden memiliki sistem pengamanan berlapis.

Ia menduga ada kemungkinan persoalan berasal dari lingkungan internal pemerintahan sendiri. Hal itu menjadi salah satu aspek yang menurutnya perlu mendapat perhatian dalam pengusutan kasus.

“Kalau disebut kebobolan, ya ini dari dalam sendiri kan, dari dalam pemerintahan sendiri. Makanya saya bilang ini bisa saja diterjemahkan sebagai suatu insubordinasi,” jelasnya.

Menurut Sugiono, persoalan ini tidak cukup hanya dilihat dari sisi teknis penyadapan. Motif dan pihak yang memberikan kewenangan juga perlu diketahui agar duduk perkara menjadi jelas.

Meski menyoroti dugaan penyadapan tersebut, Sugiono menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Suyudi Ario Seto beserta jajaran yang telah menangani perkara ini.

Ia meminta semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan agar fakta di balik dugaan penyadapan tersebut bisa terungkap.

“Sekali lagi, kami mengucapkan apresiasi kepada Kapolri dan jajarannya yang sudah melakukan proses ini. Tentu saja kita menghormati proses hukum yang sedang berjalan untuk bisa mengetahui lebih lanjut,” katanya.

Sugiono juga mempertanyakan alasan Presiden Prabowo menjadi sasaran penyadapan. Menurutnya, tindakan penyadapan bukan sesuatu yang bisa dilakukan secara sembarangan karena terdapat prosedur hukum yang harus dipenuhi.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Ronalds Petrus Gerson
Tim Penulis & Editor
Ronalds Petrus Gerson
Apresiasi untuk Ronalds Petrus Gerson

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan masukan!