HOLOPIS.COM, JAKARTA – Fermin Aldeguer belum bisa kembali mengaspal di MotoGP Australia setelah mengalami kecelakaan di Sirkuit Mandalika. Pebalap Gresini Racing itu masih menjalani pemulihan cedera tangan dan kini membidik comeback di MotoGP Malaysia pada awal November 2026.
Aldeguer terjatuh saat menjalani balapan utama MotoGP Mandalika 2026 akhir pekan lalu. Insiden tersebut terjadi di Tikungan 16 dan membuat pebalap berusia 21 tahun itu mengalami cedera pada tulang metakarpal tangan kanannya.
Akibat cedera tersebut, Aldeguer harus menjalani operasi di Barcelona. Prosedur itu dilaporkan berjalan sukses, tetapi pemulihannya belum cukup untuk membuatnya kembali bertarung di lintasan.
Dilansir Holopis.com dari GP One pada Selasa (20/10/2026) menyebut Aldeguer masih akan melewatkan seri MotoGP Australia yang berlangsung pekan depan di Phillip Island.
Absennya Aldeguer membuat Gresini Racing harus menyiapkan pengganti. Iker Lecuona dijadwalkan turun menggantikan pebalap bernomor 54 tersebut di Australia.
MotoGP Malaysia Jadi Target Comeback
Meski belum bisa tampil di Phillip Island, Aldeguer masih membidik kesempatan kembali balapan di MotoGP Malaysia. Seri tersebut akan berlangsung di Sirkuit Sepang pada 1 November 2026.
Saat ini, Aldeguer sudah berada di Jerez. Ia terlihat datang ke starting grid World Superbike untuk menyapa para pebalap yang berada di sana.
Namun, kehadirannya di Jerez belum berarti ia siap kembali balapan. Kondisi tangan dan proses pemulihan tetap menjadi faktor penting sebelum dirinya dinyatakan bisa turun di lintasan lagi.
Cedera di Mandalika menambah daftar seri yang harus dilewatkan Aldeguer pada MotoGP 2026. Sebelumnya, ia juga absen dalam balapan di Thailand, Belanda, Jerman, dan Inggris.
Serangkaian absensi tersebut membuat Aldeguer kini tertahan di posisi ke-10 klasemen sementara MotoGP 2026 dengan koleksi 125 poin.
Jika pemulihannya berjalan sesuai harapan, MotoGP Malaysia bisa menjadi kesempatan bagi Aldeguer untuk kembali bersaing. Meski begitu, kepastian comeback-nya masih bergantung pada perkembangan kondisi cedera tangan yang dialaminya.



