HOLOPIS.COM, JAKARTA – Gim online kini menjadi bagian dari keseharian banyak anak, bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga ruang untuk bersosialisasi, bermain bersama teman, dan mengekspresikan kreativitas. Namun, aktivitas di dunia digital juga menyimpan risiko yang perlu dipahami orang tua, mulai dari perundungan hingga penyalahgunaan informasi pribadi.
Menjelang Hari Kesehatan Mental Sedunia, Roblox membagikan lima tips praktis bagi keluarga untuk mendampingi anak saat bermain gim online. Panduan ini menekankan pentingnya mengenali pengalaman anak di dunia digital, memahami perubahan perilaku, serta membangun komunikasi yang terbuka di rumah.
Dr. Dan Reidenberg, pendiri Safe Online Standards, menyambut kolaborasi tersebut melalui panduan Tools for Interactive Player Safety (TIPS). Menurutnya, panduan itu menyediakan langkah praktis bagi anak, remaja, orang tua, dan masyarakat untuk mendukung terciptanya lingkungan digital yang lebih positif.
Sementara itu, Senior Director of Global Parental Advocacy Roblox, Dr. Elizabeth Milovidov, menilai gim dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan orang tua dan anak.
Ia mengatakan, keterlibatan orang tua dalam aktivitas bermain dapat membuka kesempatan bagi anak untuk berbagi pengalaman, bahkan memperkenalkan sisi kreatif mereka kepada keluarga.
Kesehatan Digital Tak Hanya soal Waktu Layar
Kebiasaan bermain gim yang sehat tidak cukup dinilai berdasarkan durasi penggunaan perangkat. Orang tua juga perlu memperhatikan pengaruh aktivitas tersebut terhadap suasana hati, hubungan sosial, dan rutinitas anak, termasuk kualitas tidurnya.
Pendekatan komunikasi juga menjadi faktor penting. Alih-alih langsung menghakimi atau melarang, orang tua dapat mengajak anak bercerita mengenai pengalaman mereka saat bermain, termasuk interaksi dengan pemain lain.
Suasana yang nyaman membantu anak merasa lebih aman untuk mengungkapkan pengalaman tidak menyenangkan dan meminta bantuan ketika menghadapi masalah di dunia maya.
Lima Tips Mendampingi Anak Bermain Gim Online
Roblox membagikan sejumlah langkah yang dapat diterapkan keluarga untuk membantu anak menghadapi risiko di ruang digital.
1. Ajarkan anak mengenali batasan
Anak perlu memahami bahwa mereka tidak harus meneruskan interaksi yang membuat tidak nyaman. Mereka dapat meninggalkan percakapan, membisukan atau memblokir pemain lain, hingga berhenti bermain jika diperlukan.
2. Simpan bukti dan laporkan kejadian
Ketika menghadapi perundungan, pelecehan, atau perilaku tidak pantas, orang tua dapat membantu menyimpan bukti berupa tangkapan layar maupun riwayat percakapan. Bukti tersebut dapat digunakan saat melaporkan kejadian melalui fitur yang tersedia di platform.
3. Pastikan anak tahu kepada siapa harus bercerita
Anak tidak perlu menghadapi perundungan online sendirian. Orang tua dapat mengingatkan mereka untuk mencari bantuan dari orang dewasa tepercaya, seperti guru atau konselor, ketika mengalami masalah.
4. Perhatikan perubahan perilaku
Perubahan suasana hati, menarik diri dari teman, kehilangan minat terhadap aktivitas yang disukai, perasaan putus asa, atau kebiasaan bermain hingga mengganggu tidur perlu diperhatikan. Perubahan tersebut tidak selalu berkaitan dengan gim, tetapi dapat menjadi alasan untuk mengajak anak berbicara lebih lanjut.
5. Lindungi informasi pribadi
Orang tua perlu mengingatkan anak agar tidak membagikan nama lengkap, alamat rumah, lokasi sekolah, kata sandi, maupun informasi keuangan kepada orang lain di internet.
Manfaatkan Fitur Kontrol Orang Tua Roblox
Selain pendampingan langsung, Roblox menyediakan sejumlah fitur untuk membantu keluarga mengelola pengalaman bermain anak. Melalui Parental Controls, orang tua dapat mengatur obrolan, memeriksa daftar teman, menyaring konten berdasarkan tingkat kematangan, memblokir gim tertentu, dan mengatur pengeluaran.
Fitur Family Zone dan Co-Play juga memungkinkan orang tua mengeksplorasi gim bersama anak. Aktivitas ini dapat dimanfaatkan untuk membahas etika berinternet, batasan pribadi, dan sikap saling menghormati.



