Gamer Indonesia Juara Wuthering Waves, Bawa Pulang Rp39 Juta

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Siapa bilang game single-player tak bisa melahirkan persaingan sengit? Komunitas Wuthering Waves justru membuktikan sebaliknya. Gamer asal Indonesia berhasil keluar sebagai juara dalam kompetisi speedrun tingkat Asia Tenggara dan mengungguli para pemain dari sejumlah negara.

Prestasi tersebut diraih ragingzet alias Dosen WuWa dalam ajang Holographic Overdrive Wuthering Waves yang digelar AIS eSports di Bangkok, Thailand. Ia berhasil menaklukkan tuan rumah, Futazila, pada pertandingan final dan membawa nama Indonesia ke posisi teratas.

Kompetisi ini mendapat dukungan resmi dari Kuro Games, pengembang Wuthering Waves. Turnamen berlangsung dalam dua rangkaian, yakni pada 25–26 Juli dan 1–2 Agustus 2026, dengan format yang menguji kemampuan peserta menyelesaikan Tactical Hologram secepat mungkin.

Adu Cepat Taklukkan Bos Wuthering Waves

Berbeda dari kompetisi gim multiplayer pada umumnya, turnamen ini mengandalkan kemampuan individu. Para peserta ditantang menaklukkan berbagai bos dalam mode Tactical Hologram dengan tingkat kesulitan tinggi.

Kecepatan, penguasaan karakter, pemahaman mekanisme bos, hingga kemampuan menentukan strategi menjadi faktor penting untuk mencatat waktu terbaik.

Ragingzet tampil konsisten sepanjang kompetisi hingga akhirnya mengamankan posisi pertama. Ia mengalahkan Futazila dari Thailand yang harus puas menjadi runner-up.

Kemenangan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa komunitas Wuthering Waves Indonesia memiliki pemain dengan kemampuan yang mampu bersaing di level regional.

Bawa Pulang Hadiah Rp39 Juta

Tak hanya gelar juara, ragingzet juga membawa pulang hadiah utama sebesar 2.200 dolar AS, atau sekitar Rp39,6 juta.

Secara keseluruhan, turnamen tersebut menyediakan total hadiah mencapai 10.700 dolar AS, setara dengan sekitar Rp192 juta. Bahkan peserta yang tersingkir pada tahap kualifikasi tetap mendapatkan apresiasi berupa hadiah uang tunai.

Posisi kedua ditempati Futazila dari Thailand dengan hadiah 1.800 dolar AS. Sementara MCW, juga dari Thailand, finis di posisi ketiga dan memperoleh 1.500 dolar AS.

ThanhLongGTL dari Vietnam melengkapi posisi empat besar dengan hadiah 1.200 dolar AS.

Indonesia Dominasi Papan Atas

Prestasi Indonesia tidak berhenti pada kemenangan ragingzet. Sejumlah pemain Tanah Air lainnya juga berhasil menembus papan atas turnamen.

Eqwr, Erukidu, dan Zaphkiell masing-masing menempati posisi 6–8 dan memperoleh hadiah sebesar 600 dolar AS. Sementara Zanmiyaaz dan Inztict finis di posisi 9–12 dengan hadiah masing-masing 400 dolar AS.

Dua posisi lainnya pada peringkat 9–12 ditempati Phoebe dari Vietnam dan Ryoja dari Filipina.

Dominasi tersebut membuat Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah wakil terbanyak di jajaran atas kompetisi.

Keberhasilan para pemain Indonesia di Holographic Overdrive juga menunjukkan perkembangan komunitas Wuthering Waves di Tanah Air. Permainan yang pada dasarnya dirancang untuk pengalaman single-player ternyata mampu berkembang menjadi ruang kompetitif ketika komunitas menemukan format yang tepat.

0 Shares
Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Fisca Dwi Astuti
Tim Penulis & Editor
Fisca Dwi Astuti
Apresiasi untuk Fisca Dwi Astuti

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

BACA LAINNYA

Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--

YANG BARU