HOLOPIS.COM, JAKARTA – Indonesia resmi memperluas fasilitas bebas visa untuk pemegang Paspor Diplomatik dan Dinas (PBVDD) dengan tiga negara sekaligus. Ketiga negara tersebut adalah Lebanon, Saint Vincent dan Grenadines, serta Republik Dominika.
Kesepakatan itu ditandatangani Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono di sela-sela rangkaian High-Level Week Sidang Majelis Umum ke-81 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, Rabu (23/9) waktu setempat.
Langkah ini tidak hanya berkaitan dengan kemudahan perjalanan pejabat kedua negara, tetapi juga diarahkan untuk membuka peluang kerja sama yang lebih luas.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyebut perjanjian tersebut menjadi bagian dari upaya Indonesia mempererat hubungan dengan ketiga negara.
“Penandatanganan ketiga perjanjian tersebut merupakan langkah konkret untuk memperkuat hubungan bilateral dan meningkatkan interaksi antara Indonesia dan ketiga negara, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas,” demikian keterangan resmi Kemlu, Kamis (24/9).
Pemerintah juga berharap pemberlakuan PBVDD bisa menjadi pintu awal menuju pemberian fasilitas bebas visa bagi masyarakat Indonesia secara umum yang hendak berkunjung ke Lebanon, Saint Vincent dan Grenadines, maupun Republik Dominika.
Bahas Palestina dengan Lebanon
Dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri dan Emigran Lebanon Yousef Raggi, Sugiono turut membahas penguatan kerja sama ekonomi dan pembangunan.
Keduanya juga bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi kawasan, terutama isu Palestina.
Palestina menjadi salah satu perhatian utama diplomasi Indonesia dalam rangkaian Sidang Majelis Umum PBB tahun ini. Indonesia juga terus berkontribusi dalam upaya menjaga perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.
Salah satunya melalui pengiriman ratusan personel TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kontingen Garuda untuk menjalankan misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Indonesia diketahui telah berpartisipasi dalam misi UNIFIL sejak 2006. Atas kontribusi tersebut, Menlu Lebanon menyampaikan apresiasi terhadap peran Indonesia dalam mendukung perdamaian dan stabilitas di Lebanon.
Ada Kerja Sama Mangga dan Sukun
Sementara itu, pembahasan dengan Saint Vincent dan Grenadines tidak berhenti pada urusan bebas visa.
Dalam proses penandatanganan perjanjian PBVDD, kedua negara turut membahas peluang kerja sama pembangunan. Salah satunya melalui program peningkatan kapasitas untuk diversifikasi produk mangga dan sukun.
Sugiono juga menyampaikan harapan agar komunikasi dan kerja sama antara Indonesia dengan negara kepulauan di kawasan Karibia tersebut semakin erat.
Pertemuan tersebut dilakukan bersama Menteri Luar Negeri, Perdagangan Luar Negeri, Investasi Asing, dan Urusan Diaspora Saint Vincent dan Grenadines, Dwight Fitzgerald Bramble.




