Anas Urbaningrum Soroti Pernyataan “Asap Tak Punya KTP”, Minta Penanganan Karhutla Fokus ke Titik Api

0 Shares
Ukuran Teks:
21
Dengarkan:

JAKARTA – Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Anas Urbaningrum memberikan masukan terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah.

Anas menyatakan mendukung sekaligus menghargai kerja keras pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat dalam upaya mengatasi karhutla. Namun, ia menyarankan agar penanganan lebih difokuskan pada pengendalian sumber persoalan, yakni titik api.

Pernyataan Anas tersebut disampaikan menyusul munculnya pernyataan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang sebelumnya menyinggung soal asap karhutla yang tidak memiliki identitas atau “KTP”.

Menurut Anas, penjelasan mengenai arah pergerakan asap maupun identitas asap justru berpotensi menimbulkan persoalan lain yang tidak diperlukan dalam situasi saat ini.

“Kita dukung dan hargai kerja keras untuk mengatasi masalah karhutla ini,” kata Anas, Selasa (1/9/2026).

Ia kemudian menyarankan agar kerja penanganan karhutla dilanjutkan dengan pola yang semakin terkoordinasi, sistematis, masif, dan terarah sehingga hasilnya lebih efektif.

“Saran: Fokus saja untuk melanjutkan kerja keras dengan makin terkoordinasi, sistematis, masif dan terarah, sehingga makin efektif,” ujarnya.

Anas menilai, persoalan utama yang perlu segera ditangani adalah titik api. Karena itu, menurut dia, pembahasan mengenai arah angin atau karakteristik asap sebaiknya tidak menjadi fokus utama ketika upaya pemadaman dan pengendalian karhutla masih berlangsung.

“Tidak perlu dengan penjelasan yang mengundang potensi residual, seperti arah angin, asap tak berindentitas, atau sejenisnya,” kata Anas.

Ia menegaskan bahwa pergerakan asap bukanlah persoalan utama yang harus diperdebatkan. Baginya, hal terpenting adalah memastikan sumber kebakaran dapat dikendalikan.

“Asap ke arah manapun, bergerak atau tidak bergerak jauh, yang penting adalah bagaimana mengatasi titik apinya,” tegasnya.

Anas juga mengingatkan agar penanganan karhutla tidak hanya berorientasi pada penyelesaian persoalan dalam jangka pendek. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan langkah pencegahan dan penanganan yang dilakukan saat ini dapat memberikan dampak terhadap kondisi karhutla pada tahun-tahun berikutnya.

“Untuk saat ini. Dan lebih penting agar tahun-tahun berikutnya keadaan menjadi lebih baik,” ujarnya.

- Advertisement -
Google News

Jadikan Holopis.com sebagai sumber utama pilihanmu di Google untuk mendapatkan berita terbaru dan informasi aktual.

Tambahkan Sekarang
Muhammad Ibnu Idris
Redaktur
Tim Penulis & Editor
Muhammad Ibnu Idris, Redaktur
Apresiasi untuk Muhammad Ibnu Idris

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO & ShopeePay.
0 Shares

💬 Diskusi Pembaca

0 Komentar

Masuk dengan akun Google Anda untuk bergabung dalam diskusi:

Memuat diskusi...

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Holopis UMKMIklan: Holopis UMKM
DKI JAKARTA
☀️ 🌙
00:00:00
Memuat Tanggal...
MEMUAT
-
---- H
MEMUAT 00:00
-- : -- : --
Waktu Dhuha --:-- — --:--
YANG BARU