Karhutla Konsisten Landa Jateng Hingga Jatim

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Bencana karhutla (kebakaran hutan dan lahan) hingga saat ini masih terus melanda sejumlah wilayah yang ada di Jateng (Jawa Tengah) hingga Jatim (Jawa Timur).

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menjelaskan, di Provinsi Jateng, karhutla terjadi di Kabupaten Banyumas.

“Kebakaran dipicu oleh aktivitas pembakaran lahan yang kemudian menjalar dengan cepat ke area di sekitarnya,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Minggu (9/8).

Abdul menjelaskan bahwa karhutla terjadi di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare.

“Tidak terdapat laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut,” imbuhnya.

Dalam upaya penanganan, BPBD Kabupaten Banyumas bersama tim pemadam melakukan pemadaman dan penanganan di lokasi kejadian. Upaya tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, dan masyarakat guna mempercepat proses pemadaman sekaligus mencegah api kembali meluas.

- Advertisement -

Abdul kemudian memastikan api di lokasi kejadian telah berhasil dipadamkan. Petugas dan unsur terkait tetap melakukan penanganan di lapangan untuk memastikan kondisi aman dan mengantisipasi potensi munculnya kembali titik api.

Penanganan karhutla di Kabupaten Banyumas dilaksanakan dalam kerangka status Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan berdasarkan Keputusan Bupati Banyumas Nomor 530 Tahun 2026 yang berlaku mulai 3 Juli hingga 31 Oktober 2026.

Di tingkat provinsi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menetapkan status Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan melalui Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 100.3.3.1/237 Tahun 2026 yang berlaku mulai 1 Juni hingga 31 Desember 2026.

Di Provinsi Jawa Timur, karhutla terjadi di wilayah Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo. “Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan,” ucapnya.

Kebakaran terjadi di dua desa, yaitu Desa Bancangan dan Desa Campurejo, Kecamatan Sambit. Lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare. Tidak terdapat laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut.

BPBD Kabupaten Ponorogo melakukan kaji cepat dan penanganan kebakaran di lokasi terdampak. Upaya pemadaman dilakukan di Dukuh Tengger, Desa Bancangan, dan Dukuh Kabatan, Desa Campurejo, Kecamatan Sambit untuk memastikan api tidak kembali meluas ke area lain.

Berdasarkan kondisi mutakhir, Abdul memastikan bahwa api telah berhasil dipadamkan. Kendati demikian, petugas tetap melakukan pemantauan di lokasi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi munculnya kembali titik api.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :
Apresiasi untuk Ronald Steven

Menyukai tulisan ini? Dukung penulis agar dapat terus menghadirkan karya dan artikel berkualitas.

Pembayaran via QRIS, GoPay, DANA, OVO, & ShopeePay.

Berita Lainnya

YANG BARU