Bakal Ada 700 Ribu Layar Digital di Sekolah! Prabowo Spill Rencana Baru

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA — Indonesia bikin bangga di panggung internasional. Inovasi teknologi pembelajaran di Tanah Air sukses memboyong penghargaan bergengsi dari International Telecommunication Union (ITU) lembaga khusus di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan, ITU menempatkan Indonesia di urutan teratas dari 122 negara peserta untuk kategori e-government dan digitalisasi pendidikan. Menurutnya, capaian ini jadi bukti shahih kalau transformasi pendidikan yang digodok Indonesia makin dilirik dan diakui dunia.

“Baru saja kita dapat berita bagus dari PBB. International Telecommunication Union memberi penghargaan tertinggi kepada kita, Indonesia, dari 122 negara dalam kategori e-government dan kategori digitalisasi pendidikan,” kata Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna, Senin (20/7/2026).

Gelar juara ini disabet Indonesia lewat ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes yang digelar pada 9 Juli 2026 lalu. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membawa platform bernama ‘Rumah Pendidikan’ yang berhasil mengungguli negara-negara lain di kategori e-government.

Aplikasi superapp ini dirancang untuk menyatukan berbagai kebutuhan belajar-mengajar dalam satu pintu. Di dalamnya, para siswa bisa mengakses ribuan materi pelajaran secara cuma-cuma, sementara para guru punya wadah untuk saling berbagi ide dan praktik mengajar.

Prabowo membeberkan, platform ini sangat meringankan beban para pelajar, terutama dengan hadirnya 4.843 materi pembelajaran gratis. Kehadirannya juga menjadi angin segar bagi para guru yang bertugas di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Hingga kini, pengguna aktifnya sudah menembus angka 6,9 juta orang.

- Advertisement -

“Penghargaan dari PBB ini membuktikan digitalisasi pendidikan kita diakui dunia. Kita melompat, kita melompat,” jelas dia.

Kendati berhasil menduduki tahta tertinggi, Kepala Negara mengingatkan jajarannya agar tidak lekas jemawa. Menurut Prabowo, jalan untuk membenahi serta meratakan kualitas pendidikan di seluruh pelosok Nusantara masih amat panjang.

Sebab itu, pemerintah berjanji akan terus tancap gas mempercepat pemerataan akses teknologi. Harapannya, anak-anak di pelosok desa dan kawasan terluar bisa menikmati kualitas pendidikan yang sepadan dengan murid di kota-kota besar.

Tak sekadar obral janji, pemerintah sudah menyiapkan langkah konkret dengan membagikan 700.000 papan interaktif digital secara bertahap hingga akhir 2026 atau paling lambat semester I-2027. Targetnya, tiap sekolah bakal mendapatkan jatah tambahan tiga layar interaktif.

“Apa artinya ini? Artinya bahwa anak-anak kita dan guru-guru kita di seluruh Indonesia punya akses untuk materi pembelajaran terbaik,” pungkas dia.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU