Titik Kekeringan Air di Pulau Jawa Makin Meluas

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kekeringan melanda sejumlah wilayah di Pulau Jawa pada awal Juli 2026. Dari ujung timur Pulau Jawa, Desa Sumberpinang di Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, sebanyak 125 kepala keluarga (KK) terdampak kekeringan sejak beberapa waktu lalu.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, petugas telah mendistribusikan 4.000 liter air bersih kepada warga terdampak di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang.

Selanjutnya di bagian selatan Pulau Jawa, tepatnya di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sejumlah warga di Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop mengalami kekurangan sumber air bersih akibat menurunnya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir.

“Petugas telah mendistribusikan 40.000 liter air bersih kepada warga,” kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang dikutip Holopis.com, Rabu (8/7).

Di Jawa Tengah, sebanyak 4.244 warga di Kecamatan Bawang dan Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat berkurangnya debit sumber air.

Petugas kemudian mendistribusikan delapan truk tangki dengan total 80.000 liter air bersih kepada warga di Desa Gemuruh, Kecamatan Bawang, dan Desa Somawangi, Kecamatan Mandiraja.

- Advertisement -

Hal serupa juga terjadi di Kabupaten Cilacap, Grobogan, dan Banyumas, Jawa Tengah.

Sebanyak delapan desa di enam kecamatan di Kabupaten Cilacap mengalami defisit air bersih sejak Juni 2026. Kecamatan terdampak meliputi Nusawungu, Jeruklegi, Adipala, Patimuan, Kampung Laut, dan Gandrungmangu, dengan total 6.275 jiwa terdampak.

BPBD Kabupaten Cilacap mendistribusikan 30.000 liter air bersih dengan rincian sebagai berikut: 5.000 liter di Desa Ujung Alang, Kecamatan Kampung Laut; 5.000 liter di Desa Cinangsi, Kecamatan Gandrungmangu; 10.000 liter di Desa Karangkemiri, Kecamatan Jeruklegi; 5.000 liter di Desa Cimrutu, Kecamatan Patimuan; dan 5.000 liter di Desa Rawaapu, Kecamatan Patimuan.

Sementara itu, di Kabupaten Grobogan, enam kecamatan terdampak kekeringan akibat menurunnya debit sumber air yang selama ini dimanfaatkan masyarakat. Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Wirosari, Toroh, Kedungjati, Purwodadi, Geyer, dan Kradenan.

“Pendistribusian bantuan air bersih telah selesai dilaksanakan dan diterima dengan baik oleh masyarakat terdampak. Bantuan tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar 602 kepala keluarga,” jelasnya.

Di Kabupaten Banyumas, kekeringan terjadi di Kecamatan Purwokerto Timur dan Karanglewas. Sebanyak 4.614 jiwa terdampak kekurangan air bersih.

“BPBD Kabupaten Banyumas mendistribusikan air bersih menggunakan mobil truk tangki berkapasitas 5.000 liter sebanyak tiga kali perjalanan dengan total 15.000 liter kepada warga di Desa Tamansari, Kecamatan Karanglewas, dan Desa Karanglewas, Kecamatan Jatilawang,” terangnya.

Selanjutnya, akibat berkurangnya curah hujan secara signifikan di wilayah Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang dipicu oleh anomali iklim sehingga memicu musim kemarau berkepanjangan, masyarakat setempat mengalami kekurangan cadangan air bersih. Sebanyak 120 kepala keluarga atau 555 jiwa terdampak.

Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Bogor mendistribusikan 10.000 liter air bersih ke Kampung Ciburial dan Landeuh sehingga kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah tersebut sementara dapat terpenuhi.

Abdul mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi kering selama musim kemarau. Masyarakat diharapkan mengisi cadangan air saat pasokan masih tersedia, menggunakan air secara bijak sesuai kebutuhan, memperbaiki keran atau pipa yang bocor, serta memanfaatkan kembali air bekas yang masih layak, misalnya air cucian sayur untuk menyiram tanaman.

“Masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana geologi, seperti gempa bumi, yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Masyarakat agar menyiapkan tas siaga bencana sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan serta senantiasa memantau informasi terbaru dari sumber resmi dan tepercaya, seperti BNPB, BPBD, dan BMKG,” imbaunya.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronald Steven
Ronald Steven
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU