HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kesuksesan Marc Marquez merebut gelar juara dunia MotoGP 2025 masih menjadi perbincangan hangat di paddock. Bukan hanya karena jumlah gelar yang kini mencapai sembilan, tetapi juga cara pebalap Ducati itu bangkit setelah melewati masa-masa sulit akibat cedera dan penurunan performa dalam beberapa musim terakhir.
Marquez menutup musim 2025 dengan dominan. Gelar tersebut menjadi yang pertama baginya sejak 2019 sekaligus menandai akhir dari penantian panjang selama enam tahun. Perjalanan menuju puncak itu tidak mudah. Ia harus menghadapi cedera serius, beberapa kali operasi, hingga persaingan ketat dari generasi baru MotoGP.
Pebalap KTM, Pedro Acosta, menjadi salah satu sosok yang mengaku sangat terkesan dengan perjuangan Marquez. Menurutnya, yang membuat Marquez layak disebut sebagai salah satu pebalap terbaik sepanjang sejarah bukan hanya soal koleksi trofi, melainkan kemampuan untuk bangkit saat banyak orang meragukannya.
“Menurutku, apa yang membuat Marc jadi salah satu rider terhebat bukan soal seberapa banyak yang sudah dia capai, melainkan apa yang membuat dia comeback,” kata Acosta, dikutip Holopis.com dari dari Marca, Kamis (18/6/2026).
Acosta menilai tantangan yang dihadapi Marquez jauh lebih berat karena harus kembali bersaing melawan pebalap-pebalap muda yang sedang berada di puncak performa.
“Ketika Anda memiliki gelar juara dan Anda kehilangannya, Anda harus paham bahwa banyak pemain muda yang datang, ada (Fabio) Quartararo, (Francesco) Bagnaia di performa terbaiknya, (Jorge) Martin…”
Menurut Acosta, para rival tersebut merupakan pebalap dengan bakat luar biasa. Karena itu, keberhasilan Marquez merebut kembali gelar juara dunia menjadi pencapaian yang sangat spesial.
“Mereka semua itu pebalap-pebalap berbakat. Dan Anda datang dari tahun-tahun yang sangat sulit untuk merebut kembali apa yang jadi milik Anda, bisa dibilang begitu. Itu adalah sesuatu yang membuat Anda merasa salut dan bilang: ‘Bung, enggak ada yang lebih pantas mendapatkannya selain kamu.'”
Pebalap muda asal Spanyol itu juga tak ragu memberikan pujian setinggi langit kepada seniornya tersebut. Acosta bahkan berharap suatu saat bisa mendekati pencapaian yang telah diraih Marquez sepanjang kariernya.
“Aku sangat jujur ketika aku membicarakan tentang orang-orang, dan ketika ada seseorang yang sangat bagus, Anda harus mengakuinya. Mudah-mudahan pada suatu hari nanti, aku bisa meraih setengah dari kehebatan dia atau mencapai setengah dari apa yang sudah dia capai,” ujar Acosta.
Pujian dari Acosta menjadi bukti bahwa comeback Marc Marquez pada MotoGP 2025 bukan sekadar soal gelar juara. Kebangkitan sang pebalap Ducati dianggap sebagai salah satu kisah paling inspiratif dalam sejarah MotoGP modern.


