Bikin Kaget! Bagnaia Tolak Gaji Fantastis Honda dan Yamaha, Pilih Aprilia

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTA – Keputusan Francesco “Pecco” Bagnaia bergabung dengan Aprilia mulai MotoGP 2027 ternyata bukan semata soal nilai kontrak. Juara dunia MotoGP dua kali itu justru dikabarkan rela melepas tawaran gaji yang lebih besar dari Yamaha dan Honda demi memulai petualangan baru bersama pabrikan asal Noale tersebut.

Bagnaia akan mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Ducati pada penghujung musim 2026. Selama delapan tahun membela motor Desmosedici, termasuk enam musim di tim pabrikan, pebalap asal Italia itu sukses mempersembahkan dua gelar juara dunia MotoGP pada musim 2022 dan 2023.

Namun, performanya yang menurun sepanjang musim 2025 membuat Ducati mengambil keputusan besar. Tim asal Borgo Panigale itu memilih membangun proyek baru dengan mempertahankan Marc Marquez dan mendatangkan Pedro Acosta sebagai tandemnya untuk musim-musim mendatang.

Di tengah situasi tersebut, Bagnaia sebenarnya tidak kekurangan peminat. Yamaha dan Honda disebut ikut memburunya dengan penawaran yang menggiurkan.

Laporan menyebut dua pabrikan Jepang itu siap memberikan gaji berkisar 5 hingga 12 juta euro atau sekitar Rp101,8 miliar hingga Rp244,4 miliar per musim. Meski demikian, Bagnaia lebih memilih menerima pinangan Aprilia yang menawarkan bayaran sekitar 3,5 juta euro atau setara Rp71,3 miliar.

CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menilai keputusan Bagnaia bukan didasari faktor finansial. Menurutnya, pebalap berusia 28 tahun itu memiliki motivasi besar untuk membuktikan diri setelah tidak lagi menjadi pilihan utama Ducati.

- Advertisement -

“Kita akan melihat bagaimana dua jagoan ini dalam satu garasi yang sama. Saya lebih suka bekerja dengan para juara, dengan kuda-kuda ras murni daripada dengan keledai,” ujar Rivola, dikutip Holopis.com dari it.motorsport, Selasa (30/6/2026).

Rivola meyakini Bagnaia memilih Aprilia karena ingin menunjukkan bahwa dirinya masih layak bersaing di level tertinggi dan mampu mengalahkan mantan tim yang pernah membesarkan namanya.

“Saya percaya dia memilih kami karena dia merasa dia bisa mengalahkan mereka yang, saya tidak bilang mereka membuang dia, tapi pihak yang memilih pebalap lain daripada dia padahal dia adalah pebalap yang membawa mereka ke titel juara dunia.”

Bos Aprilia itu juga mengungkapkan bahwa Bagnaia rela mengesampingkan tawaran finansial yang lebih menguntungkan demi proyek yang diyakininya memiliki masa depan cerah.

“[Bagnaia] juga menolak tawaran gaji yang lebih tinggi dari tim-tim Jepang. Jadi maju sini. Ini akan jadi sebuah kesempatan bagi kami, dan saya tidak ragu bahwa kami akan memaksimalkannya,” tegas Rivola.

Kedatangan Bagnaia diharapkan menjadi titik balik bagi Aprilia dalam persaingan MotoGP. Dengan pengalaman sebagai juara dunia dan ambisi membuktikan diri, Pecco diprediksi menjadi salah satu ancaman terbesar bagi dominasi Ducati pada musim 2027.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Ronalds Petrus Gerson
Ronalds Petrus Gerson
Tim Redaksi :

SELURUH ISI KONTEN BUKAN TANGGUNG JAWAB REDAKSI HOLOPIS.COM

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU