HOLOPIS.COM, JAKARTA – PT Honda Prospect Motor (HPM) resmi menyerahkan Honda Prelude kepada 20 konsumen pertama di Indonesia dalam acara spesial yang digelar di Vault Automotive Museum. Momen ini menjadi tanda kembalinya salah satu mobil ikonik Honda ke pasar otomotif Tanah Air.
Namun bagi Honda, kembalinya Prelude bukan sekadar menghadirkan nama legendaris. Mobil ini juga menjadi simbol lahirnya era baru kendaraan sport hybrid yang tetap mempertahankan sensasi berkendara khas Honda.
Sejak pemesanan dibuka, respons konsumen ternyata sangat tinggi. Honda mencatat lebih dari 280 pemesanan Honda Prelude datang dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari kota-kota besar di Pulau Jawa hingga daerah seperti Palembang, Lampung, Bali, Lombok, Banjarmasin, sampai Makassar. Jumlah tersebut bahkan disebut melampaui total alokasi unit untuk tahun ini.
Menariknya, pemesan Prelude datang dari berbagai generasi usia. Hal ini menunjukkan bahwa karakter sporty dan emosional yang dimiliki Prelude masih relevan bagi pecinta otomotif masa kini.
“Honda Prelude merepresentasikan bagaimana Honda membawa driving spirit ke era baru elektrifikasi, tanpa meninggalkan karakter yang membuat orang jatuh cinta pada Honda sejak awal. Prelude bukan sekadar kembalinya sebuah nama ikonik, tetapi pengingat bahwa teknologi seharusnya tidak menghilangkan rasa di balik kemudi,” kata President Director PT Honda Prospect Motor, Masanao Kataoka dalam keterangan yang dikutip Holopis.com, Senin (25/5/2026).
Salah satu teknologi unggulan yang dibawa Honda Prelude terbaru adalah fitur S+ Shift. Teknologi ini dirancang untuk memberikan sensasi berkendara hybrid yang lebih sporty, responsif, dan imersif sehingga pengemudi tetap merasakan “Joy of Driving” khas Honda meski sudah memasuki era elektrifikasi.
Untuk memberikan rasa aman kepada konsumen, Honda juga membekali Prelude dengan garansi kendaraan selama 3 tahun atau 100.000 kilometer, serta garansi baterai tegangan tinggi selama 8 tahun atau 160.000 kilometer. Selain itu tersedia paket perawatan Prima+ selama 4 tahun atau 50.000 kilometer.
Acara serah terima ini sekaligus menjadi pembukaan Honda Culture at Vault Automotive Museum, sebuah pameran khusus yang menampilkan perjalanan panjang Honda lewat model-model legendaris, budaya balap, hingga evolusi teknologi dan filosofi engineering Honda dari masa ke masa.
Kataoka menambahkan, “Bagi Honda, heritage bukan sekadar nostalgia. Heritage adalah bukti dari apa yang mampu diciptakan sebuah brand secara konsisten di masa lalu, masa kini, dan masa depan.”



