HOLOPIS.COM, JAKARTA – Kecaman terhadap Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir terus meluas. Kecaman itu setelah video perlakuan terhadap aktivis armada bantuan Gaza viral di media sosial.
Kali ini, kritik keras datang dari Senator Amerika Serikat (AS) Jeff Merkley yang menyebut tindakan Ben-Gvir terhadap para aktivis sebagai perlakuan yang menjijikkan dan tidak manusiawi.
“Perlakuan Ben-Gvir terhadap para tahanan ini menjijikkan dan tidak manusiawi,” kata Merkley di platform media sosial X, dikutip dari Anadolu, Kamis, (21/5/2026)
Omongan tersebut muncul setelah Ben-Gvir mengunggah video yang memperlihatkan para aktivis pro-Palestina dalam kondisi tangan terikat dan dipaksa berlutut usai ditahan oleh pasukan Israel di perairan internasional.
Dalam video berdurasi sekitar satu menit itu, Ben-Gvir terlihat mengejek para aktivis Global Sumud Flotila sambil berdiri di hadapan mereka. Video menteri kontrovesial itu langsung memicu gelombang kecaman baik di Israel maupun dari komunitas internasional.
Merkley mengatakan kondisi kemanusiaan di Gaza jadi alasan mengapa banyak orang dari berbagai negara merasa terpanggil untuk ikut membantu warga Palestina.
“Ketika kita melihat gambar-gambar Gaza—komunitas yang hancur dan keluarga yang putus asa—kita tahu mengapa orang-orang terpanggil untuk bertindak,” lanjut Merkley.
Kelompok bantuan kemanusiaan Global Sumud sebelumnya mengungkapkan bahwa seluruh kapal dalam armada bantuan mereka telah disita oleh Israel.
Menurut Global Sumud, sebanyak 50 kapal yang membawa 428 orang dari 44 negara dicegat oleh pasukan Israel saat mencoba menuju Jalur Gaza.
Konvoi tersebut diketahui berangkat dari distrik Marmaris, Turki, pada Kamis lalu sebagai upaya baru untuk menembus blokade Israel terhadap Gaza yang telah berlangsung sejak 2007.
Insiden penyitaan armada dan perlakuan terhadap para aktivis itu kini menjadi sorotan internasional dan memperbesar tekanan diplomatik terhadap pemerintah Israel di tengah konflik yang terus berlangsung di Gaza.



