Viral Curhatan Peserta Tes Manajer Koperasi: Jawaban Bisa ‘Loncat’ Otomatis ke yang Salah!

0 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COM – Viral di media sosial curhatan peserta tes Manajer Koperasi Desa Merah Putih 2026 yang mengaku jawaban bisa berubah atau ‘loncat’ otomatis ke pilihan lain, memicu dugaan error sistem dan protes keras dari para peserta seleksi.

Media sosial kembali ramai setelah muncul curhatan seorang peserta seleksi Manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih 2026.

Bukannya berjalan mulus, proses ujian justru dipenuhi keluhan terkait dugaan gangguan pada sistem digital yang dipakai saat tes berlangsung.

Dalam sebuah video yang beredar luas, peserta tersebut menceritakan pengalaman yang membuatnya kecewa.

Ia mengaku jawaban yang sudah dipilih saat ujian bisa berubah dengan sendirinya tanpa ia lakukan.

“Aku baru selesai tes kompetensi koperasi desa. Jangan berharap banyak. Tapi gatau kenapa? Website-nya aneh banget,” ucapnya dalam video tersebut.

- Advertisement -

Ia kemudian menjelaskan lebih jauh soal dugaan error yang terjadi.

Menurutnya, sistem tidak selalu menyimpan jawaban sesuai pilihan peserta, bahkan kursor disebut sempat berpindah ke opsi lain secara otomatis.

“Kita udah jawab, jawaban terasa benar, terus jawaban benar udah disimpen, tiba-tiba kursor keganti sama jawaban yang kita tidak pilih,” lanjutnya.

Kondisi itu membuat peserta merasa proses ujian berjalan tidak stabil.

Di tengah tekanan waktu dan tuntutan ketelitian, gangguan teknis seperti ini dinilai sangat merugikan peserta seleksi.

Tak hanya soal teknis, ia juga meluapkan kekecewaan terhadap sistem seleksi yang menurutnya tidak transparan dan membingungkan.

Nada frustrasi terlihat jelas dalam pernyataannya.

“Jangan berharap banyak. Lakuin aja, pilih aja asal klik yang penting keisi. Karena kalaupun jawaban benar, sama sistemnya disalahin,” tegasnya.

Ia bahkan menutup curhatannya dengan ungkapan emosional yang langsung memicu reaksi warganet.

“I don’t know why? tapi i lost my trust. Aku udah ga percaya sama proses seleksinya. Jadi GWS deh Indonesia,” katanya.

Ungkapan “GWS deh Indonesia” itu pun ikut viral dan ramai dibahas di berbagai platform media sosial, memicu beragam komentar dari warganet.

Sebagian ikut mempertanyakan kualitas sistem ujian, sementara yang lain menunggu klarifikasi dari pihak penyelenggara.

Hingga kini, pelaksanaan seleksi Manajer Koperasi Desa Merah Putih 2026 masih menjadi sorotan publik.

Di tengah harapan besar terhadap program ini, polemik soal dugaan gangguan sistem justru mencuat dan menimbulkan tanda tanya.

Pihak penyelenggara sendiri belum memberikan penjelasan resmi terkait keluhan yang viral tersebut, sementara publik menanti kejelasan agar proses seleksi tetap dianggap adil dan transparan.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU