Mau Jadi Prajurit? Rekrutmen TNI AD 2026 Dibuka, Ini Syarat Lengkapnya

0 Shares

JAKARTA, HOLOPIS.COM – Mau jadi prajurit TNI AD? Rekrutmen 2026 resmi dibuka gratis, cek syarat usia, tinggi badan, dan cara daftar sebelum kuota penuh.

Kabar baik bagi pemuda Indonesia yang bercita-cita menjadi prajurit.

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) resmi membuka rekrutmen Bintara dan Tamtama Prajurit Karier (PK) tahun anggaran 2026.

Proses seleksi ini terbuka untuk umum dan dipastikan gratis tanpa pungutan biaya.

TNI AD menegaskan seluruh tahapan rekrutmen dilakukan secara transparan dan objektif.

Masyarakat pun diminta waspada terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang, karena kelulusan murni ditentukan oleh kemampuan, kesehatan, dan hasil seleksi peserta.

- Advertisement -

Syarat Umum

Calon pendaftar wajib memenuhi sejumlah persyaratan dasar.

Di antaranya berstatus Warga Negara Indonesia, setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta tidak memiliki catatan kriminal.

Dari sisi usia, pelamar minimal berumur 17 tahun 10 bulan dan maksimal 24 tahun saat pendidikan dimulai pada 17 Juni 2026.

Selain itu, calon harus sehat jasmani dan rohani, serta tidak menggunakan kacamata.

Syarat Khusus

Rekrutmen ini diperuntukkan bagi pria yang belum pernah menjadi anggota TNI/Polri maupun PNS.

Pelamar juga harus berstatus belum menikah dan bersedia tidak menikah selama dua tahun setelah pendidikan pertama.

Ketentuan fisik juga menjadi perhatian, yakni tinggi badan minimal 163 cm.

Selain itu, peserta harus siap menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) minimal 10 tahun.

Untuk pendidikan, TNI AD menerima lulusan SMA/MA/SMK hingga perguruan tinggi (D1 hingga S1).

Nilai minimal disesuaikan dengan tahun kelulusan, dengan rata-rata raport terbaru minimal 70 untuk lulusan 2023 hingga 2026.

Cara Daftar 

Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs resmi TNI AD di: https://ad.rekrutmentni.mil.id.

Peserta diminta mengisi formulir pendaftaran serta mengunggah dokumen seperti KTP, ijazah, dan akta kelahiran.

Setelah itu, pelamar harus mencetak formulir dan mengikuti proses daftar ulang di Ajendam atau Ajenrem setempat untuk verifikasi data dan pengukuran tinggi badan.

Jika lolos tahap awal, peserta akan mendapatkan penjelasan lanjutan terkait proses seleksi, termasuk jadwal tes administrasi, kesehatan, hingga pantukhir.

Jadwal Seleksi 

Pendaftaran online telah dibuka sejak 20 April 2026 hingga kuota terpenuhi.

Sementara daftar ulang berlangsung mulai 2 Mei 2026.

Jadwal seleksi selanjutnya akan diumumkan secara bertahap melalui kanal resmi TNI AD di masing-masing wilayah.

Calon peserta diimbau aktif memantau informasi terbaru agar tidak tertinggal tahapan seleksi.

Waspada Penipuan

TNI AD kembali mengingatkan bahwa seluruh proses rekrutmen tidak dipungut biaya.

Jika menemukan indikasi pungutan liar atau penipuan, masyarakat diminta segera melapor ke pihak berwenang atau komando terdekat.

Kesempatan menjadi prajurit TNI AD merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar.

Karena itu, calon peserta diharapkan mempersiapkan diri secara maksimal, baik fisik maupun mental, untuk menghadapi seleksi yang kompetitif.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

YANG BARU