Freelander 8 Resmi Lahir Lagi! SUV Boxy Futuristik dengan Teknologi Hybrid dan ADAS L2+

0 Shares

HOLOPIS.COM, JAKARTAFreelander 8 resmi comeback lewat kolaborasi Chery-JLR, hadir sebagai SUV boxy futuristik dengan teknologi hybrid canggih dan fitur ADAS L2+ modern.

Nama legendaris Freelander resmi dihidupkan kembali dalam wujud yang benar-benar baru.

Melalui kolaborasi strategis antara pabrikan asal China, Chery, dan produsen SUV premium asal Inggris, Jaguar Land Rover (JLR), model terbaru bertajuk Freelander 8 diperkenalkan ke publik pada 25 April 2026 di Wuhu, Anhui, China.

Kehadiran SUV ini bukan sekadar peluncuran produk baru, melainkan simbol transformasi besar dari sebuah nama ikonik menuju era elektrifikasi dan teknologi pintar.

Freelander selama ini dikenal sebagai SUV kompak premium dengan DNA khas Land Rover.

Kini, identitas tersebut berevolusi mengikuti tuntutan zaman.

- Advertisement -

Chery dan JLR memadukan keunggulan masing-masing dalam proyek ini.

Chery membawa kekuatan di bidang efisiensi produksi dan pengembangan teknologi elektrifikasi yang agresif, sementara Jaguar Land Rover tetap menyuntikkan karakter premium, kemampuan off-road, serta warisan desain yang kuat.

Model Freelander 8 sendiri merupakan versi produksi massal dari konsep yang sebelumnya sempat diperkenalkan sebagai studi desain masa depan.

Perubahan yang dibawa tergolong signifikan, baik dari sisi tampilan, teknologi, hingga pendekatan pasar.

Freelander tidak lagi hanya menjadi SUV konvensional, tetapi bertransformasi menjadi kendaraan modern yang siap bersaing di era elektrifikasi global.

Eksterior

Dari sisi desain eksterior, Freelander 8 tampil dengan gaya boxy atau mengotak yang kini kembali menjadi tren di segmen SUV dunia.

Desain ini memberikan kesan kokoh dan tangguh, sekaligus mempertahankan identitas khas kendaraan petualang.

Garis-garis tegas terlihat jelas dari depan hingga belakang, dipadukan dengan proporsi bodi yang berotot.

Bagian depan dihiasi lampu LED dengan desain modern yang mengingatkan pada bahasa desain Land Rover.

Tulisan “Freelander” ditampilkan besar dan tegas di bagian grille serta belakang kendaraan, menegaskan identitas model ini sebagai penerus nama besar yang pernah berjaya.

Secara keseluruhan, tampilan Freelander 8 memadukan kesan klasik dan futuristik dalam satu paket yang cukup menarik perhatian.

Interior

Masuk ke dalam kabin, nuansa premium langsung terasa.

Interior didominasi warna beige yang memberikan kesan hangat sekaligus mewah.

Tata letak dashboard dirancang minimalis, dengan layar digital besar yang memanjang dari sisi pengemudi hingga ke tengah.

Integrasi teknologi digital ini menjadi pusat kontrol berbagai fitur kendaraan, mulai dari infotainment hingga pengaturan kendaraan.

Freelander 8 hadir dengan konfigurasi enam penumpang dalam format 2-2-2.

Tata letak ini memberikan ruang yang lebih lega bagi setiap penumpang, terutama di baris kedua yang dilengkapi kursi model “zero-gravity”.

Kursi ini dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal dengan mengurangi tekanan pada tubuh saat perjalanan jauh, sebuah fitur yang biasanya ditemukan pada kendaraan kelas atas.

Teknologi

Dalam hal teknologi, Freelander 8 membawa berbagai inovasi yang menegaskan posisinya sebagai SUV modern.

Salah satu fitur unggulan adalah sistem intelligent All Terrain System (i-ATS).

Sistem ini diklaim sebagai yang pertama di dunia dengan kemampuan menawarkan sembilan mode berkendara yang dapat disesuaikan dengan berbagai kondisi jalan, mulai dari aspal hingga medan berat.

i-ATS bekerja dengan dukungan teknologi seperti virtual centre lock dan rear e-LSD (electronic limited-slip differential), yang memungkinkan distribusi tenaga lebih optimal di berbagai kondisi.

Fitur ini menunjukkan bahwa meskipun beralih ke era elektrifikasi, Freelander tetap mempertahankan karakter sebagai SUV dengan kemampuan jelajah yang mumpuni.

Di sektor keselamatan dan bantuan berkendara, Freelander 8 dibekali teknologi ADAS (Advanced Driver Assistance System) level 2+.

Sistem ini didukung oleh chip Snapdragon 8295P yang memungkinkan pemrosesan data secara cepat dan akurat.

Fitur ADAS mencakup berbagai fungsi semi-otonom seperti adaptive cruise control, lane keeping assist, hingga sistem parkir otomatis canggih.

Salah satu fitur yang menarik perhatian adalah kemampuan “valet parking” otomatis, di mana kendaraan dapat melakukan parkir secara mandiri dalam kondisi tertentu.

Teknologi ini menjadi bukti bahwa Freelander 8 tidak hanya fokus pada performa dan desain, tetapi juga kenyamanan serta kemudahan penggunaan bagi pengemudi.

Untuk aspek keselamatan, pabrikan mengklaim bahwa Freelander 8 telah melalui berbagai pengujian ketat dan berhasil meraih peringkat bintang lima di sejumlah standar NCAP, termasuk ASEAN NCAP.

Hal ini menunjukkan bahwa kendaraan ini dirancang dengan standar keselamatan global yang tinggi, baik untuk pengemudi maupun penumpang.

Meskipun detail spesifikasi mesin belum diungkap secara lengkap, Freelander 8 dipastikan akan mengusung sistem elektrifikasi.

Platform yang digunakan disebut mendukung berbagai jenis powertrain, mulai dari hybrid hingga listrik murni.

Pendekatan ini memungkinkan fleksibilitas dalam memenuhi kebutuhan pasar global yang semakin beragam.

Langkah menuju elektrifikasi ini sejalan dengan tren industri otomotif dunia yang terus bergerak ke arah kendaraan ramah lingkungan.

Dengan mengadopsi teknologi hybrid dan listrik, Freelander 8 diharapkan mampu menawarkan efisiensi energi yang lebih baik sekaligus mengurangi emisi.

Pasar 90 Negara

Dari sisi bisnis, proyek Freelander merupakan bagian dari investasi besar yang nilainya mencapai sekitar 1,5 miliar dolar AS.

Dana tersebut digunakan untuk pengembangan produk, peningkatan fasilitas produksi, hingga implementasi teknologi manufaktur canggih.

Pabrik yang akan memproduksi Freelander 8 dikabarkan menggunakan ribuan robot pintar dengan sistem otomatis penuh, termasuk dalam proses pengelasan.

Kolaborasi antara Chery dan Jaguar Land Rover ini mencerminkan perubahan strategi di industri otomotif global.

Di tengah persaingan yang semakin ketat dan kebutuhan investasi teknologi yang besar, kerja sama lintas merek menjadi salah satu solusi untuk mempercepat inovasi sekaligus menekan biaya produksi.

Bagi Chery, kerja sama ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan citra merek, khususnya di segmen SUV premium.

Sementara itu, Jaguar Land Rover dapat memanfaatkan keunggulan produksi lokal di China untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memperluas jangkauan pasar.

Ke depan, Freelander tidak hanya berhenti pada satu model. Perusahaan telah merencanakan peluncuran enam model baru dalam lima tahun mendatang.

Target pasarnya pun cukup ambisius, yakni menjangkau lebih dari 90 negara di seluruh dunia, termasuk negara dengan setir kanan dan kiri.

Dengan strategi tersebut, Freelander 8 menjadi fondasi awal dari kebangkitan sebuah nama besar di industri otomotif.

Menggabungkan desain boxy yang sedang tren, teknologi elektrifikasi, fitur ADAS canggih, serta dukungan dua raksasa otomotif, SUV ini diproyeksikan menjadi pemain baru yang patut diperhitungkan di pasar global.

Cloud Startup - Bikin Website Kamu Makin Ngebut
Ikuti kami di Google News lalu klik ikon bintang. Atau kamu juga bisa follow WhatsaApp Holopis.com Channel untuk dapat update 10 berita pilihan redaksi dan breaking news.
Gesha Yuliani Nattasya
Muhammad Ibnu Idris
Gesha Yuliani Nattasya, Muhammad Ibnu Idris
Tim Redaksi :

Berita Lainnya

DKI JAKARTA
☀️
00:00:00
Memuat Kalender...
MEMUAT... - ---- H
MEMUAT... 00:00
-- : -- : --

YANG BARU